Author: cmspm

  • CPNS Kejaksaan : 5 Tips Wawancara & Lolos Seleksi Jaksa

    CPNS Kejaksaan termasuk salah satu dari 5 instansi pemerintah paling diminati menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hasil ini terpantau dari laman portal SSCASN. Agar kesempatan kamu lulus semakin besar, ikuti 5 tips lolos seleksi CPNS Kejaksaan di sini.

    Setelah lulus, sebagai mahasiswa hukum kamu bisa menempuh karir sebagai Jaksa. Namun sebelum bisa memangku jabatan ini, kamu harus melalui serangkaian tahapan.

    Diantaranya, mengikuti pendaftaran CPNS online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/, mengunggah berkas yang diperlukan, hingga mencetak bukti pendaftaran online.

    Setelahnya, baru kamu mengikuti serangkaian tes dan seleksi seperti SKD dan SKB untuk menentukan apakah kamu layak diterima menjadi pegawai Kejaksaan.

    Selain mengikuti bimbel CPNS Kejaksaan, ikuti 5 tips berikut ini untuk memperbesar peluang kamu diterima.

    5 Tips Lulus CPNS Kejaksaan

    #1. Kemampuan Fisik dan Psikis

    Jaksa adalah jabatan fungsional yang mengharuskan kamu mengikuti tiap tahap dan proses seleksi CPNS Kejaksaan.

    Rentetan ujian masuk yang akan kamu hadapi meliputi tes pengetahuan umum dan hukum pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.

    Selain figur intelektual di bidang hukum, seorang Jaksa juga dituntut untuk memiliki tubuh sehat dan bugar. Untuk menangani perkara dan tuntutan hukum pelik, tentu kamu memerlukan tubuh sehat dan pikiran jernih.

    Untuk meningkatkan kemampuan fisik dalam menghadapi tes CPNS, persiapkan diri dengan olahraga lari, sit-up, dan push-up.

    #2. Menguasai Aspek Hukum dan Isu Hukum Aktual

    Karena posisi yang kamu lamar adalah Jaksa, tentu kamu harus mengetahui semua aspek hukum dan mengikuti isu-isu terbaru soal hukum dan kasus yang sedang berlangsung.

    Kamu dituntut untuk memiliki pemahaman mutlak tentang hukum agar bisa dinyatakan lulus saat rekrutmen CPNS, dan saat kamu menghadapi tes wawancara dengan para Jaksa Agung Muda (JAM).

    Umumnya, kamu akan ditanya tentang aspek hukum tertentu untuk membuktikan dan menilai wawasan kamu. Selanjutnya, kamu akan dimintai pandangan tentang institusi Kejaksaan.

    #3. Proaktif dalam Mencari Informasi

    Terus aktif dalam mencari informasi seputar mekanisme pelayanan dan pekerjaan Jaksa kepada yang sudah lebih ahli.

    Kalau kamu enggan bertanya, entah karena alasan takut atau malu, maka kamu akan kesulitan menjadi Jaksa yang hebat.

    Menduduki jabatan sebagai Jaksa menuntut kamu untuk terus proaktif mencari informasi dan berkembang.

    #4. Disiplin dalam Manajemen Waktu

    Memang pekerjaan Jaksa masuk pagi pulang sore. Khas pekerjaan PNS yang masuk dan pulang sesuai dengan jam kerja.

    Tapi faktanya, kamu memiliki pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Misalnya saja, kamu masih harus membaca kembali pasal UU dan mencoba memahami kasus terdakwa dengan pasal yang diajukan.

    Karena alasan inilah, kamu dituntut untuk pandai dalam manajemen waktu. Tanpa disiplin yang baik, pekerjaan dan tugas bisa terlantarkan.

    #5. Mudah Beradaptasi

    Salah satu syarat mendaftar CPNS Kejaksaan adalah kamu harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Secara otomatis, kamu harus siap ditugaskan di tempat yang jauh dari keluarga dan lingkungan kamu sekarang.

    Kamu harus bisa beradaptasi dengan lingkungan tinggal dan kerja yang baru. Di awal karir kamu sebagai CPNS Kejaksaan, kamu harus bisa membangun hubungan baik dengan advokat, penyidik, hakim, maupun penuntut umum.

    Kalau kamu sebagai calon Jaksa sudah bisa memahami kultur kerja Kejaksaan, kamu bisa melenggang masuk dengan mudah ke Korps Adhyaksa.

    Menghadapi Tes Wawancara CPNS Kejaksaan

    Momok paling menakutkan dalam tes masuk CPNS Kejaksaan adalah wawancara. Banyak pendaftar CPNS yang percaya diri dengan tes tertulis dan memiliki pengetahuan hukum mumpuni.

    Namun, ketika tes wawancara dilakukan, banyak yang tersandung dan jatuh.

    Mungkin karena grogi atau takut hingga mereka nge-blank ketika ditanyai tentang hal terkait Kejaksaan.

    Jangan sampai kamu mengalami ini. Kalau kamu kesulitan menghadapi tes wawancara, pertimbangkan untuk ikut bimbel CPNS. Tujuannya, agar kamu mendapat pelatihan mumpuni sebelum menghadapi tes ini.

    Materi tes wawancara CPNS Kejaksaan yang meliputi;

    #1. Hukum Pidana

    Pelajari materi hukum pidana mengenai Prinsip-prinsip Hukum Pidana seperti;

    • Asas legalitas,
    • Konsep Penyertaan (Deelneming),
    • Perbarengan (Concursus),
    • Percobaan (Poging),
    • Alasan Penghapus Pidana dan Alasan Penghapusan Penuntutan
    • Pengulangan Tindak Pidana, dan
    • Prinsip lain dalam buku I KUHP.

    Pelajari pula berbagai Pasal terkait tindak pidana yang sering terjadi di masyarakat. Misalnya saja;

    • delik korupsi,
    • pencucian uang,
    • cyber-crime,
    • pencurian,
    • penipuan,
    • penggelapan,
    • pembunuhan, dan
    • penganiayaan.

    Pelajari pula perbedaan prinsip antara delik-delik tersebut.

    #2. Hukum Acara Pidana

    Terkait Hukum Acara Pidana, pelajari tugas serta kewenangan Jaksa dan Penuntut Umum dalam KUHAP.

    Materi yang sebaiknya kamu pelajari antara lain;

    • Definisi Jaksa,
    • Definisi Penuntut Umum,
    • Perbedaan antara Jaksa dan Penuntut Umum,
    • Penuntutan tindak pidana,
    • Berbagai jenis upaya paksa,
    • Konsep praperadilan,
    • Asas dominus litis Kejaksaan,
    • Kode persuratan administrasi perkara pidana seperti P-18, P-19, P-21.

    #3. Hukum Perdata

    Pada bagian Hukum Perdata, pelajari materi yang berkaitan dengan;

    • Definisi perjanjian,
    • Definisi perikatan,
    • Syarat sah perjanjian,
    • Wanprestasi,
    • Perbuatan melawan hukum (PMH),
    • Perbedaan wanprestasi dan PMH,
    • Perbedaan perikatan dan perjanjian,
    • Ihwal kecakapan dalam hukum perdata,
    • Asas-asas hukum perdata,
    • Asas kebebasan berkontrak,
    • Asas konsensualitas,
    • dan lain sebagainya

    #4. Hukum Administrasi Negara

    Terkait topik Hukum Administrasi Negara, pelajari materi-materi di bawah ini;

    • Sengketa tata usaha negara (TUN),
    • Gugatan tata usaha negara (TUN),
    • Para pihak dalam sidang peradilan TUN,
    • Mekanisme peradilan TUN,
    • Perbedaan subjek peradilan TUN, dan
    • Peradilan umum dalam kasus perdata.

    #5. Seputar Ilmu Kejaksaan

    Contoh soal seputar ilmu Kejaksaan lain adalah tentang Kedudukan Institusi Kejaksaan dalam sistem pemerintahan dan asas-asas umum Kejaksaan.

    Besar kemungkinan kamu akan diminta untuk menjelaskan maksud dan contoh implementasi Asas Jaksa adalah satu dan tidak terpisahkan.

    Studi Kasus dan Tugas Akhir

    Sebagai tambahan, kamu sebaiknya mengamati dan mempelajari berbagai kasus yang sedang berkembang. Baik kasus internasional maupun nasional, kamu perlu menyiapkan pendapat tentang kasus tersebut.

    Pelajari juga Tugas Akhir kamu ketika kuliah hukum, baik Skripsi maupun Tesis yang kamu tulis. Pelajari apa permasalahan yang kamu teliti, dan pelajari solusi permasalahan yang kamu tawarkan.

    Kenapa Ingin Masuk Kejaksaan?

    Di samping mempelajari materi hukum dan ilmu Kejaksaan, kamu sebaiknya mempelajari latar belakang Pejabat yang akan mewawancarai kamu.

    Biasanya, beliau-beliau ini juga menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan jabatan mereka.

    Misalnya, jika pewawancara adalah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, kemungkinan besar beliau akan bertanya tentang tupoksi Jaksa dalam menangani perkara tindak pidana khusus.

    Siap Ikut Seleksi CPNS Kejaksaan?

    Selain kisi-kisi tes wawancara yang sudah dijelaskan di atas, kamu masih harus menyiapkan diri untuk menghadapi SKD dan SKB tes CPNS Kejaksaan.

    Untuk membantu kamu menyiapkan dua tes tersebut, ikuti bimbel CPNS yang ditawarkan oleh lembaga swasta.

    Pilih bimbel CPNS yang menawarkan garansi uang kembali atau bahkan garansi minimal skor. Karena tanpa jaminan pasti, usaha kamu ikut bimbel CPNS bisa saja tidak berbuah.

  • Formasi CPNS dan PPPK yang Dibutuhkan Tahun Ini

    Tahun ini, pemerintah telah mengumumkan akan mengadakan pendaftaran dan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Ada beberapa formasi CPNS dan PPPK yang menjadi fokus seleksi tahun ini.

    Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menyatakan bahwa pendaftaran CPNS dibuka mulai April hingga Mei.

    Badan Kepegawaian Negara (BKN) sendiri menyebutkan bahwa tes CPNS akan dilaksanakan paling lambat bulan Juni. Pemerintah menjelaskan ada beberapa formasi yang mendapatkan prioritas di tahun ini.

    #1. Formasi PPPK guru

    Menurut Deputi bidang SDM Kementerian PANRB Teguh Widjinarko, formasi guru akan dibuka sebanyak 1 juta formasi dan dipilih melalui jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

    Formasi PPPK guru ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan kekurangan tenaga guru yang saat ini diisi oleh tenaga honorer.

    Ini artinya, formasi CPNS guru tahun ini tidak buka. Pemerintah memilih untuk menyeleksi guru dari jalur PPPK.

    Namun dalam jangka panjang, akan ada kemungkinan bahwa pemerintah akan membuka CPNS guru tahun depan.

    #2. Formasi Tenaga Kesehatan

    Kementerian Kesehatan membuka lowongan CPNS tenaga kesehatan untuk ditempatkan di lingkungan Kemenkes. Menurut formasi yang ditetapkan tahun 2019 lalu, Kemenkes mencari tenaga-tenaga ahli di bidang kesehatan seperti:

    • Apoteker
    • Bidan
    • Dokter Umum
    • Dokter Spesialis
    • Entomolog
    • Epidemiolog
    • Fisikawan
    • FIsioterapis
    • Desen
    • Nutrisionis
    • Peneliti
    • Perawat
    • Radiografer
    • Sekretaris
    • Teknisi Elektromedis
    • dan berbagai tenaga ahli kesehatan lainnya

    #3. Formasi Tenaga Teknis

    Formasi CPNS terbesar ketiga adalah formasi tenaga teknis seperti teknologi informasi dan komunikasi, infrastruktur permukiman dan sanitasi, transportasi, energi, dan air bersih.

    Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Tjahjo Kumolo, sebanyak 1,6 juta formasi administrasi akan dialihkan ke tenaga teknis.

    Kuota pastinya akan disesuaikan dengan kebutuhan Kementerian dan Lembaga serta Pemda terkait.

    Saat ini, ada 4,3 ASN dan 1,6 juta di antaranya adalah tenaga administrasi yang sebagian besar bekerja di Pemda.

    Formasi CPNS di Masing-masing Kementerian dan Institusi

    Tahun ini, pemerintah memerlukan CPNS dalam jumlah besar untuk mendukung pencapaian prioritas pemerintah dan pembangunan negara.

    Jumlah total usulan formasi CPNS tahun ini untuk instansi pusat sebanyak 113.172 formasi dan formasi CPNS untuk Pemda tersedia 438.170 formasi.

    Saat ini, pemerintah telah menyusun data formasi yang diperlukan oleh tiap-tiap kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah berharap bisa mengumumkan jumlah formasi paling cepat bulan Maret dan paling lama bulan Mei 2021.

    Berikut ini adalah data formasi CPNS di Kementerian terkait menurut data tahun 2019.

    #1. Kemenkumham

    Formasi pendaftaran CPNS 2021 di Kemenkumham berlaku bagi lulusan SMA/SMK/MA serta lulusan Sarjana. Formasi CPNS Kemenkumham membuka lowongan terbesar untuk lulusan SMA dan SMK.

    Menurut data Kemenkumham, pendaftaran CPNS 2019 berhasil menjaring 3.532 formasi untuk lulusan SMA/SMK/MA. Untuk informasi tentang pendaftaran CPNS Kemenkumham, simak laman https://cpns.kemenhukam.go.id/

    #2. Kejaksaan Agung

    Kejaksaan Agung RI membuka 2.000 formasi untuk pendaftaran CPNS tahun 2019 lalu. Formasi ini dikhususkan untuk lulusan SMA/SMK/MA. Untuk formasi CPNS Kejaksaan Agung tahun 2021, simak laman https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/

    #3. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Menurut surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK) Nomor: PG.1/SETJEN/ROPEG/Peg.O/11/2019, tersedia 80 formasi bagi lulusan SMK dengan jabatan Pelaksana Pemula atau Pemula Polisi Kehutanan.

    Kemungkinan besar, KLHK akan membuka formasi baru untuk CPNS tahun 2021. Informasi selengkapnya bisa kamu peroleh di https://ropeg.menlhk.go.id/

    #4. Kementerian Pertanian

    Kementerian Pertanian (Kementan) membuka 45 formasi untuk lulusan SMA/SMK/MA sederajat. Informasi selengkapnya bisa kamu peroleh di laman https://cpns.pertanian.go.id/

    #5. Kemendikbud

    Pada tahun 2019, Kemendikbud menyebutkan formasi CPNS untuk kebutuhan pegawai negeri sipil sejumlah 202 formasi. Untuk formasi tahun ini, pemerintah masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kemendikbud hingga maksimal akhir Mei 2021.

    Informasi lengkap seputar formasi CPNS Kemendikbud bisa kamu peroleh di laman https://cpns.kemdikbud.go.id/

    #6. Badan Intelijen Negara (BIN)

    Badan Intelijen Negara (BIM) membuka lowongan CPNS untuk 200 pelamat. Formasi ini dikhususkan untuk lulusan SMA/SMK/MA sederajat dengan jabatan Pranata Komputer Pelaksana Pemula pada Sub Direktorat Liaison Direktorat Kerja Sama Internasional, dan Deputi bidang Intelijen Luar Negeri.

    Pendaftaran CPNS

    Pendaftaran CPNS 2021 diperkirakan bisa dimulai pada bulan April hingga Mei 2021. Pengumuman formasi CPNS yang tersedia diharapkan bisa selesai paling awal bulan Maret 2021, dan diperpanjang hingga akhir Mei 2021.

    Saat ini, pemerintah tengah mengolah data yang masuk untuk menganalisis instansi dan kementerian mana saja yang membuka pendaftaran CPNS.

    Menurut Kemenpan RB, formasi CPNS 2021 akan lebih besar daripada jumlah formasi tahun 2019. Hal ini dikarenakan tidak ada rekrutmen CPNS tahun 2020 sehingga jumlah kebutuhan formasi akan diakumulasikan di tahun 2021.

    Sejauh ini, tercatat setidaknya 500.000 formasi yang sudah masuk ke instansi pusat. Jumlah total usulan formasi CPNS 2021 terdiri dari 113.172 formasi pusat dan 438.170 formasi untuk pemerintah daerah.

    Tips Lulus Pendaftaran CPNS 2021

    Semakin dekatnya pendaftaran dan seleksi CPNS, kamu harus rajin berlatih soal-soal yang diujikan dan mencari tahu informasi seputar instansi dan kementerian terkait.

    Beberapa kementerian memiliki persaingan tinggi seperti misalnya Kemenkumham yang mencapai 700 ribu orang pendaftar pada tahun 2019 lalu.

    Untuk menembus persaingan ketat di kementerian yang banyak peminatnya seperti Kemenkumham, KemenAg, dan Kejagung, kamu perlu ikut kelas belajar intensif.

    Bimbel CPNS mengadakan kelas intensif khusus ujian masuk CPNS dengan try out sesering mungkin agar kamu terbiasa mengerjakan soal-soal ujian.

    Kebanyakan pendaftar gugur di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) karena di sinilah seleksi ketat berlangsung. Agar masuk ke ranking 3 kali formasi penerimaan, kamu harus bisa meraih skor SKD setinggi mungkin.

    Bimbel CPNS Patriot Muda berani memberikan garansi nilai skor SKD minimal 380 dan garansi uang kembali 100%. Banyak sekali peserta Bimbel CPNS Patriot Muda yang berhasil meraih skor 400 ke atas untuk SKD yang terdiri dari tiga tes yaitu TWK, TIU, dan TKP.

    Ini karena kamu akan mengikuti kelas intensif dengan jumlah 60 pertemuan dan 10 kali try out untuk menguasai materi-materi SKD CPNS.

    Nah, ingin menyusul mereka yang berhasil lulus ujian CPNS dan diterima di kementerian pilihan yang mereka lamar?

    Segera bergabung dan ikuti bimbel CPNS terpercaya karena seleksi CPNS akan dimulai sebentar lagi!

  • CPNS Kemenkumham : Syarat, Kuota, & Cara Pendaftaran

    Lowongan CPNS Kemenkumham segera dibuka. Buat kamu lulusan SMA dan Sarjana yang ingin jadi PNS tahun ini, segera bersiap. Dengan jumlah pelamar mencapai 708.488 orang, Kemenkumham menjadi institusi paling diminati pendaftar CPNS.

    Menurut data Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tercatat 5.056.998 orang melamar sebagai CPNS. Sejumlah 4 juta orang di antaranya berhasil menyelesaikan pendaftaran online.

    Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI berhasil menjadi institusi paling diminati dengan jumlah pelamar mencapai 700 ribu orang, jauh di atas Kementerian Agama dengan pelamar 222 ribu orang.

    Faktanya, Kemenkumham hanya menerima 4.598 orang untuk mengisi formasi-formasi yang tersedia.

    Kuota CPNS Kemenkumham

    Menurut Surat edaran nomor SEK.KP.02.01-75 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemenkumham RI Tahun Anggaran 2019, kuota penerimaan CPNS Kemenkumham untuk posisi Penjaga Rumah Tahanan berjumlah 2.875 orang.

    Kuota CPNS Kemenkumham bisa saja bertambah atau berkurang tergantung kebijakan Pemerintah.

    Tapi, kamu bisa menggunakan proses seleksi CPNS Kemenkumham tahun-tahun sebelumnya untuk mendapatkan gambaran.

    Syarat Daftar CPNS Kemenkumham

    Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa
    3. Setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI
    4. Sehat jasmani dan rohani
    5. Bebas Narkoba / NAPZA
    6. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipenjara dengan alasan tindak pidana
    7. TIdak pernah diberhentikan secara tidak hormat baik sebagai PNS/Anggota TNI/Polri
    8. Bukan CPNS/PNS/Anggota TNI/Polri
    9. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun
    10. Tidak bertato bagi pria dan wanita
    11. Tidak bertindik atau bekas tindik bagi pria, selain ketentuan agama atau adat
    12. Tinggi badan wanita minimal 158 cm dan pria minimal 165 cm
    13. Tinggi badan untuk pelamar Penjaga Rumah Tahanan wanita minimal 155 cm dan pria 160 cm

    Syarat Khusus

    Formasi Putra/Putri Terbaik (Cumlaude)

    1. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabtan dari perguruan tinggi dan program studi terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
    2. Menyertakan keterangan lulus cumlaude pada Ijazah atau transkrip nilai

    Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat

    1. Menamatkan pendidikan SD, SMP, dan SMA di wilayah Papua atau Papua barat, dibuktikan dengan Ijazah Asli
    2. Memiliki orang tua asli Papua yang dibuktikan dengan Akta Kelahiran dan surat keterangan dari Kelurahan/Kepala Desa

    Formasi Disabilitas

    1. Menyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus namun masih mampu melakukan tugas seperti;
      • Menganalisa,
      • Mengetik,
      • Berdiskusi, dan
      • Menyampaikan pendapat.

    Penempatan CPNS Kemenkumham

    Pendaftar yang diterima sebagai CPNS di lingkungan Kemenkumham akan ditempatkan di unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi penempatan, antara lain;

    1. Sekretariat Jenderal.
    2. Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.
    3. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.
    4. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
    5. Direktorat Jenderal Imigrasi.
    6. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
    7. Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia.
    8. Inspektorat Jenderal.
    9. Badan Pembinaan Hukum Nasional.
    10. Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia.
    11. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia.
    12. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia : Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.l. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat ( Kantor Wilayah, Kantor Imigrasi, Rumah Detensi Imigrasi, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Balai Pemasyarakatan, Balai Harta Peninggalan, dan Rumah Sakit Pengayoman ).

    Syarat Dokumen CPNS Kemenkumham

    Lengkapi dokumen persyaratan yang terdiri dari;

    1. Surat lamaran yang ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM Ri di Jakarta yang diketik menggunakan komputer dan bermaterai Rp 6000 ditandatangani dengan pena hitam. Unduh format surat lamaran di https://sscasn.bkn.go.id
    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik asli atau Surat Keterangan telah melakukan perekaman KTP-el yang dikeluarkan oleh DInas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)
    3. Apabila domisili kamu tidak sesuai dengan alamat yang tertera di KTP, kamu harus membuat surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa bahwa kamu sudah berdomisili di tempat tersebut minimal 1 tahun.
    4. Ijazah Asli, Surat Keterangan Lulus (SKL) tidak berlaku lagi
    5. Transkrip Nilai Asli
    6. Untuk pelamar formasi Papua dan Papua Barat, sertakan ijazah SD, SMP, dan SMA asli
    7. Untuk pelamar formasi Papua dan Papua Barat, sertakan Surat Keterangan Kelurahan/Kepala Desa bahwa orang tua kamu berasal dari Papua.
    8. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan dimanapun di seluruh wilayah dan unit kerja Kemenkumham baik dalam maupun luar negeri. Unduh format surat pernyataan di https://sscasn.bkn.go.id
    9. Pas foto dengan latar belakang merah ukuran 3×4, dengan format .jpg atau .jpeg, dan tidak lebih dari 200 kb.

    Tata Cara Pendaftaran CPNS Kemenkumham

    1. Akses laman portal SSCASN melalui https://sscasn.bkn.go.id/
    2. Buat akun SSCASN menggunakan NIK dan nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
    3. Log In dengan NIK dan password yang telah didaftarkan
    4. Unggah foto diri ketika memegang KTP dan Kartu Informasi Akun
    5. Lengkapi biodata
    6. Pilih Formasi dan Jabatan sesuai pendidikan
    7. Lengkapi Data yang diperlukan
    8. Unggah persyaratan dokumen
    9. Cek resume, pastikan dokumen dan data yang kamu masukkan sudah sesuai dan tidak ada kesalahan
    10. Cetak Kartu Pendaftaran SSCASN

    Tahapan Seleksi CPNS Kemenkumham

    #1. Seleksi Administrasi

    Tahapan tes seleksi administrasi bertujuan untuk memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen yang diunggah di laman portal SSCASN. Setelah dokumen kamu dinyatakan lengkap dan tepat, kamu bisa mengikuti proses seleksi berikutnya

    Bagi pelamar CPNS Kemenkumham untuk lulusan SMA dan D-III, kamu diminta untuk verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan.

    #2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

    Setelah lulus seleksi administrasi, kamu bisa mengikuti SKD dengan memenuhi passing grade minimum yang diajukan. Materi yang diujikan dalam tahap Seleksi Kompetensi Dasar antara adalah;

    • Tes Intelegensi Umum (TIU),
    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

    Kebanyakan peserta gugur di tahapan SKD karena kurang latihan dan pemahaman soal-soal yang diujikan.

    Untuk mendapatkan nilai SKD minimum 380, kamu sebaiknya ikut bimbel CPNS.

    #3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

    Setelah berhasil lolos seleksi administrasi dan SKD, kamu bisa melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kalau kamu lulusan SMA/MA/Sederajat, proses SKB terdiri dari;

    • Kesamaptaan (bobot 50%)
    • Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK) (bobot 50%)

    Sedangkan untuk lulusan D-III, proses ujian SKB menggunakan computer-based test (CBT) yang terdiri dari;

    • Tes substansi jabatan (bobot 50%)
    • Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK) (bobot 50%)

    Kalau kamu melamar CPNS Kemenkumham untuk jabatan pengelola Teknologi Informasi, SKB yang kamu ikuti terdiri dari;

    • Praktek kerja komputer (bobot 50%)
    • Wawancara (bobot 50%)

    Siap Jadi CPNS Kemenkumham?

    Sebagai institusi dengan pelamar terbanyak, Kemenkumham mengadakan seleksi ketat terutama ketika proses SKD.

    Peserta yang lolos SKD adalah mereka yang masuk dalam ranking 3 kali formasi penerimaan Kemenkumham.

    Coba bayangkan.

    Jika Kemenkumham membuka formasi penerimaan sejumlah 4.000 orang, maka hanya pendaftar yang masuk 12.000 besar yang bisa lolos SKD.

    Dari 700 ribu orang pendaftar, hanya 12 ribu orang yang bisa lolos Seleksi Kompetensi Dasar.

    Alasan inilah yang menyebabkan banyak orang berlomba menggunakan segala cara untuk lulus SKD, seperti menyewa joki, hingga membawa jimat dan rajah.

    Tapi, kamu tidak perlu melakukan cara-cara yang beresiko seperti itu.

    Bimbel CPNS Patriot Muda menggaransi skor SKD kamu minimal 380 atau uang kembali 100%.

    Tidak main-main. Program belajar bimbel CPNS mewajibkan kamu berlatih soal-soal ujian masuk CPNS dan try out cpns sampai 10 kali. Ini karena Patriot Muda menganggap ujian masuk CPNS adalah gerbang cita-cita yang harus kamu garap dengan serius agar bisa kamu raih.

    Dengan usaha maksimal dan iringan doa, kesempatan kamu berhasil lulus ujian CPNS dan bekerja di Kemenkumham semakin terbuka lebar.

  • Pendaftaran CPNS : Syarat Lengkap & Cara Daftar

    Pendaftaran CPNS 2021 akan dibuka dalam waktu dekat. Segera lengkapi persyaratan daftar seperti syarat umum, dokumen yang harus kamu siapkan, hingga cara daftar CPNS.

    Rekrutmen CPNS terdiri dari beberapa formasi seperti umum, penyandang disabilitas, Putra-putri Papua dan Papua Barat, serta formasi lulusan terbaik.

    Beberapa formasi yang menjadi prioritas CPNS antara lain tenaga kesehatan, tenaga guru, dan tenaga teknis yang mendukung pembangunan nasional dan potensi daerah.

    Simak syarat daftar CPNS berikut ini;

    Syarat Daftar CPNS

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Ketentuan lanjutan akan diumumkan kemudian hari dan diatur pada laman SSCASN
    3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana atau kasus narkoba
    4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat, baik atas permintaan sendiri atau sebagai CPNS/PNS/Anggota TNI/Polri atau sebagai pegawai swasta
    5. Tidak berkedudukan sebagai PNS/CPNS/Calon Anggota TNI/POlri serta Anggota TNI/Polri/Siswa Sekolah Ikatan Dinas Pemerintah
    6. Tidak menjadi Anggota atau Pengurus Partai Politik atau terlibat politik praktis
    7. Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan Persyaratan Jabatan yang dilamar
    8. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 untuk lulusan D-III Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Luar Negeri, minimal 3,00 untuk lulusan S1, dan minimal 3,20 untuk lulusan S2
    9. Bersedia mengabdi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun, minimal 10 tahun sejak TMT CPNS
    10. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri, Perguruan Tinggi dan Program Studi telah terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan
    11. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri telah memperoleh penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri pada Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pendidikan tinggi
    12. Menguasai Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediction dalam 2 tahun terakhir dengan nilai minimal 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/TOEIC minimal 405/IELTS minimal 5,5)
    13. Tidak bertato bagi pelamar pria dan wanita
    14. Tidak bertindik bagi pelamar pria
    15. Sehat jasmani dan rohani sesuai kualifikasi jabatan yang dilamar
    16. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah
    17. Berkelakuan baik

    Syarat Dokumen Pendaftaran CPNS

    1. KTP Asli
    2. KK Asli
    3. Pas Foto latar belakang merah
    4. Swafoto (Selfie)
    5. Ijazah Asli
    6. Transkrip Nilai Asli
    7. Surat Lamaran
    8. Surat Pernyataan

    Untuk proses pendaftaran online, scan dokumen-dokumen di atas dengan resolusi tinggi dan berwarna.

    Tata Cara Pendaftaran CPNS

    1. Akses laman portal SSCASN melalui https://sscasn.bkn.go.id
    2. Buat akun SSCN 2021 menggunakan NIK dan nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
    3. Log In dengan NIK dan password yang telah didaftarkan
    4. Unggah foto diri ketika memegang KTP dan Kartu Informasi Akun
    5. Lengkapi biodata
    6. Pilih Formasi dan Jabatan sesuai pendidikan
    7. Lengkapi Data yang diperlukan
    8. Unggah persyaratan dokumen
    9. Cek resume, pastikan dokumen dan data yang kamu masukkan sudah sesuai dan tidak ada kesalahan
    10. Cetak Kartu Pendaftaran SSCN

    Tahapan Seleksi CPNS

    #1. Seleksi Administrasi

    Seleksi administrasi pendaftaran CPNS dilakukan melalui laman portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Kamu harus mengikuti proses pendaftaran online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang nanti akan diverifikasi.

    Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, kamu bisa lanjut ke tahapan selanjutnya, yaitu seleksi SKD CPNS.

    #2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

    Tes ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang memuat soal-soal pengetahuan umum dan kemampuan berhitung. Supaya bisa lolos ke tahap berikutnya, kamu harus memenuhi skor minimal yang ditentukan.

    Kebanyakan peserta pendaftaran CPNS gagal di tes ini karena tidak bisa memenuhi passing grade yang ditetapkan. Untuk memperbesar peluang kamu lulus tahapan ini, ikuti bimbel CPNS bergaransi lolos SKD.

    #3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

    Tahapan seleksi ini meliputi;

    • Tes substantif bidang
    • Psikotes
    • Wawancara
    • Tes fisik (sesuai instansi yang dituju)
    • Tes keterampilan untuk jabatan tertentu

    Pada tahapan ini, persentase bobot nilai yang diambil lebih besar dari tes SKD CPNS.

    #4. Integrasi Nilai

    Hasil nilai SKD CPNS dan SKB CPNS akan dibagi dua. Bobot nilai SKD CPNS sebesar 40%, sedangkan bobot nilai SKB CPNS sebesar 60%.

    Hasil integrasi nilai dari gabungan keduanya inilah yang menentukan kelulusan kamu.

    #5. Pengumuman Kelulusan

    Setelah melalui berbagai tahapan tes di atas, kamu bisa memeriksa apakah kamu diterima atau tidak melalui website masing-masing kementerian atau instansi yang kamu lamar.

    Kelulusan ditentukan dari jumlah nilai tertinggi kumulatif SKD dan SKB.

    #6. Pemberkasan

    Setelah kamu dinyatakan lulus, kamu harus melengkapi dokumen pemberkasan untuk mengukuhkan kelulusan kamu.

    Siap Ikut Pendaftaran CPNS?

    Sekitar 4,1 juta orang melamar sebagai CPNS setiap tahunnya. Data BKN menunjukkan 5 instansi dengan pelamar terbanyak seperti Kemenkumham, KemenAg, Kejagung, MA, dan Pemprov Jatim.

    Bayangkan.

    Pendaftar 4,1 juta orang tentu mempersulit persaingan, apalagi kalau instansi yang kamu tuju ternyata termasuk dalam 5 instansi paling diminati.

    Kamu perlu lebih dari sekadar kerja keras untuk bisa menembus tes masuk SKD dan SKB dengan skor tertinggi. Kamu perlu ikut bimbel CPNS.

    Bimbel masuk CPNS Patriot Muda berani memberikan garansi 100% uang kembali dan jaminan nilai SKD minimal 380.

    Jangan habiskan waktu dan usia kamu untuk ikut ujian masuk dan pendaftaran CPNS tiap tahun karena terus menerus gagal.

    Cukup investasikan tenaga dan waktu kamu satu kali untuk ikut bimbel CPNS, lalu segera lulus di tahun yang sama dan siap bekerja di instansi yang kamu mau.

    Siap ikut bimbel CPNS, mengikuti proses pendaftaran CPNS yang segera dibuka, dan bekerja tahun ini?

  • CPNS Kemendikbud : Kuota, Syarat, & Cara Daftar

    CPNS Kemendikbud adalah seleksi calon pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kamu harus memenuhi syarat yang ditentukan dan mengikuti tata cara daftar CPNS agar bisa lulus seleksi.

    Menurut statistik Kemendikbud, lebih dari 41.000 orang mendaftar CPNS di Kemendikbud, sedangkan formasi yang tersedia hanya 2.196. Ini artinya, kamu harus bisa mengungguli 18 orang agar bisa mendapat kursi CPNS.

    Untuk CPNS tahun ini, kemungkinan besar formasi yang diperlukan masih sama. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan bahwa seleksi penerimaan CPNS akan fokus merekrut tenaga ahli kedokteran, pendidikan, dan tenaga teknis.

    Lalu, apa saja syarat mendaftar CPNS Kemendikbud? Bagaimana tata cara pendaftaran yang diwajibkan?

    Syarat Daftar CPNS Kemendikbud

      1. Warga Negara Indonesia (WNI)
      2. Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa
      3. Setia dan taat pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia
      4. Tidak tergabung dengan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila
      5. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, terhitung dari tanggal melamar sebagai CPNS Kemendikbud
      6. Sehat jasmani dan rohani
      7. Tidak menggunakan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA)
    1. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum
    2. Tidak berprofesi sebagai CPNS, PNS, Anggota TNI/Polri, tidak sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negara, dan tidak sedang dalam ikatan dinas dengan instansi lain, baik di dalam maupun di luar Kemendikbud
    3. Bukan pengurus partai politik atau masuk dalam politik praktis.
    4. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi yang dilamar.
    5. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan tempat lain di luar negeri berdasarkan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

    Dokumen untuk Daftar Online CPNS Kemendikbud

    1. Pas foto latar belakang merah dengan ukuran 120kb dan maksimal 200kb dengan format .jpg atau .jpeg
    2. Surat lamaran sesuai dengan ketentuan di halaman pengumuman
    3. Surat pernyataan diketik dan bermaterai Rp 6.000 ditandatangani
    4. KTP-el atau surat keterangan pernah melakukan perekaman KTP-el
    5. Ijazah asli dan bukan Surat Keterangan Lulus (SKL) karena SKL tidak berlaku
    6. Transkrip nilai asli
    7. Kalau kamu melamar formasi Putra/Putri Terbaik Berpredikat, lampirkan sertifikat akreditasi PT dan program studi.
    8. Kalau kamu penyandang disabilitas, sertakan surat keterangan asli dari dokter RS/Puskesmas
    9. Kalau kamu pelamar formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, sertakan bukti identitas yang terdiri dari Akta Kelahiran, KTP orang tua, dan surat keterangan yang menunjukkan bahwa orang tua berasal dari Papua/Papua Barat

    Tata Cara Pendaftaran CPNS Kemendikbud

    1. Akses laman portal SSCASN melalui https://sscasn.bkn.go.id/
    2. Buat akun SSCASN menggunakan NIK dan nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
    3. Log In dengan NIK dan password yang telah didaftarkan
    4. Unggah foto diri ketika memegang KTP dan Kartu Informasi Akun
    5. Lengkapi biodata
    6. Pilih Formasi dan Jabatan sesuai pendidikan
    7. Lengkapi Data yang diperlukan
    8. Unggah persyaratan dokumen
    9. Cek resume, pastikan dokumen dan data yang kamu masukkan sudah sesuai dan tidak ada kesalahan
    10. Cetak Kartu Pendaftaran SSCN

    Tahapan Seleksi CPNS Kemendikbud

    #1. Seleksi Administrasi

    Seleksi administrasi diperlukan untuk melihat kelengkapan dan kesesuaian data yang diunggah dan dokumen yang ada di portal SSCASN. Kalau kamu dinyatakan lulus, kamu bisa mencetak Kartu Ujian CPNS dan mengikuti seleksi selanjutnya.

    Kamu bisa melihat hasil kelulusan seleksi administrasi di laman https://sscasn.bkn.go.id/ atau di laman Kemendikbud melalui https://cpns.kemendikbud.go.id/

    #2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

    Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hanya bisa diikuti kalau kamu sudah lulus seleksi administrasi. Materi yang diujikan dalam SKD antara lain;

    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    • Tes Intelegensi Umum (TIU), dan
    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

    Setiap tes yang diujikan memiliki passing grade berbeda. Usahakan untuk     mendapatkan skor lebih dari persyaratan minimum untuk memperbesar kemungkinan kamu lolos ke tahap seleksi berikutnya.

    Untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), kamu harus masuk dalam ranking jumlah maksimal 3 kali formasi.

    #3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

    Peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah mereka yang berhasil melewat 2 seleksi sebelumnya, yaitu seleksi administrasi dan SKD, serta masuk ke dalam perangkingan 3 kali jumlah kebutuhan setiap kementerian atau instansi.

    Jika kebutuhan Kemendikbud sejumlah 2.000 orang, maka kamu harus masuk ranking 6.000 besar. Kalau dilihat dari jumlah pendaftar tahun lalu sebesar 41.000 orang, persaingan yang kamu hadapi ketat sekali.

    Pertimbangkan untuk ikut bimbel CPNS Kemendikbud agar kamu mendapat akses ke soal-soal latihan SKD. Untuk menyempitkan jumlah pendaftar dari 41.000 orang ke 6.000 orang, tentu harus banyak sekali pelamar CPNS yang gugur.

    Jangan sampai kamu jadi salah satu yang gugur.

    Usahakan untuk ikut bimbel CPNS yang berani menggaransi minimal skor SKD dan mempermudah jalan kamu menjadi CPNS Kemendikbud.

    Kalau kamu tidak ingin ikut, pelajari materi SKB Kemendikbud sungguh-sungguh. Materi yang diujikan meliputi;

    • Literasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
    • Kemampuan Bahasa Inggris
    • Penalaran dan Pemecahan Masalah
    • Dimensi Psikologi
    • Wawancara
    • Unjuk Kerja

    Proses seleksi SKB sudah berbasis komputer atau disebut computer-based test (CBT).

    Kuota Penerimaan CPNS Kemendikbud

    Pada tahun 2019, kuota CPNS Kemendikbud sebanyak 2.196 orang. Artinya, dari jumlah pelamar yang mencapai 40 ribu lebih, hanya 2.196 orang yang nantinya akan mengisi kursi di Kemendikbud.

    Kemendikbud menyediakan formasi untuk lulusan SMA, Diploma, dan Sarjana dengan pilihan antara lain;

    • Analis Barang Milik Negara
    • Analis Jabatan
    • Analis Kata dan Istilah
    • Analis Kemitraan
    • Analis Kerjasama
    • Analis Mutu Pendidikan
    • Analis Organisasi
    • Analis Penegakan Integritas dan Disiplin SDM Aparatur
    • Analis Penilaian dan Akreditasi
    • Analis Tata Laksana
    • dll.

    Siap Daftar CPNS Kemendikbud?

    CPNS termasuk pekerjaan paling diminati oleh kebanyakan WNI. Oleh sebab itu, kamu harus berusaha keras agar bisa mengungguli pendaftar lain yang melamar di Kemendikbud.

    Dalam prosesnya, mungkin kamu akan tergoda iming-iming lulus CPNS dengan membayar sekian puluh atau ratusan juta.

    Tidak perlu menggubris hal seperti ini karena seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan bebas manipulasi data.

    Akan lebih baik kalau kamu berinvestasi ke diri sendiri dengan rajin berdoa, berlatih soal-soal ujian, mengikuti Try Out SKD CPNS dan mengikuti bimbel CPNS.

    Pilih bimbel CPNS Kemendikbud yang berani memberikan garansi 100% uang kembali atau skor kelulusan minimum, terutama skor SKD. Banyak yang gugur saat SKD karena kurangnya pengetahuan dan jarang latihan.

    Manfaatkan waktu yang ada dan mulai berlatih untuk menaklukan ujian masuk CPNS Kemendikbud, dan ikut bimbel CPNS terpercaya.

  • AKMIL: Informasi Lengkap Akademi Militer TNI

    Akademi Militer (Akmil) selalu berhasil menarik minat lulusan SMA/MA karena prospek cerah dan jaminan karir yang dijanjikan. Setelah lulus, alumni Akmil akan menjadi perwira TNI yang mengabdi pada NKRI.

    Tubuh tinggi, sehat, dengan postur tegap, lengkap dengan baret dan seragam dinas TNI. Itulah sosok perwira TNI yang menjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Kalau itu mimpi yang ingin kamu raih, kamu harus segera bersiap untuk mengikuti proses pendaftaran AKMIL tahun ini. Pasalnya, pendaftaran Akademi Militer setiap tahun selalu dipenuhi ribuan calon Taruna/ Taruni TNI dari seluruh Indonesia.

    Profil AKMIL

    Akademi Militer (AKMIL) adalah perguruan tinggi kedinasan atau sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Nasional RI.

    Kampus Akademi Militer terletak di Jl. Gatot Subroto, Magelang, Jawa Tengah dan secara organisasi berada di dalam struktur organisasi TNI AD yang dipimpin oleh Gubernur Akmil saat ini yaitu Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso, S.IP., S.Sos., M.Tr.(Han).

    Akreditasi B
    Biaya Kuliah Gratis
    Jumlah Mahasiswa 722
    Jumlah Dosen 40
    Alamat Jalan Gatot Subroto, Magelang, Jawa Tengah
    Website www.akmil.ac.id
    Email penhumasakmil@yahoo.com
    Telepon 0293 – 63003/9

     

    Akademi Militer menempati lahan seluas 654,449 hektar yang dikelilingi oleh Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung, Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Tidar.

    Lahan tersebut memiliki fasilitas untuk dosen dan mahasiswa, termasuk mess untuk tinggal selama kamu mengikuti pendidikan.

    Jurusan yang Ada di AKMIL

    Jurusan di Akademi Militer memiliki jenjang pendidikan Diploma IV (DIV) atau setara dengan Sarjana Strata-1 (S1) di bawah Fakultas Militer dan Pertahanan. Jurusan yang bisa kamu pilih adalah;

    • Manajemen Pertahanan
    • Teknik Mesin Pertahanan
    • Teknik Sipil Pertahanan
    • Teknik Elektronika Pertahanan
    • Administrasi Pertahanan

    Pendaftaran Akademi Militer TNI AD

    Pendaftaran Akademi Militer biasanya dibuka di awal tahun, antara bulan Januari atau Februari, dan selesai pada bulan Juni atau Juli.

    Berikut ini adalah proses penerimaan calon Taruna Akademi Militer;

    • Daftar online melalui situs Rekrutmen TNI di sini.
    • Cetak formulir pendaftaran
    • Daftar ulang ke Ajendam/Rem wilayah masing-masing.
    • Mengikuti tes penerimaan AKMIL yang terdiri dari 8 tahapan.

    Biaya Kuliah

    Selama kamu kuliah di Akademi Militer, kamu tidak perlu membayar biaya kuliah alias gratis. Sebabnya, biaya kuliah ditanggung oleh negara dan masuk dalam APBN tahunan.

    Selain itu, kamu juga mendapat fasilitas asrama Taruna/ Taruni, bebas biaya makan, seragam, dan berbagai peralatan penunjang kegiatan belajar mengajar.

    Setiap bulan, kamu juga mendapat uang saku dari Pemerintah. Jumlah uang saku yang kamu terima bervariasi tergantung tingkat.

    Fasilitas

    Akademi Militer memiliki fasilitas memadai untuk mencetak Perwira TNI dengan keahlian tinggi dan berdedikasi, seperti;

    • Ruang perkuliahan
    • Asrama Taruna/Taruni
    • Pusat Internet
    • Pusat pelayanan komputer
    • Layanan Internet Hotspot
    • Perpustakaan
    • Sistem informasi dan manajemen kampus
    • Pusat kajian kewirausahaan
    • Unit kegiatan mahasiswa
    • Poliklinik
    • Masjid
    • Lapangan olahraga
    • Laboratorium

    Selain itu, setiap Taruna/ Taruni juga memiliki asuransi kecelakaan untuk mengantisipasi terjadinya cedera atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap Taruna/ Taruni selama mengikuti pendidikan.

    Bagaimana Agar Diterima di AKMIL?

    Sebagai calon Taruna/Taruni AKMIl, kamu harus memiliki pengetahuan dan keahlian seperti;

    • Mampu berpikir strategis
    • Mampu menganalisis situasi dan kondisi
    • Mampu berkomunikasi dengan baik dan jelas
    • Mampu  bernegosiasi
    • Mampu melakukan observasi
    • Teliti

    Keahlian di atas bisa dilatih jika kamu memiliki mentor untuk menaklukan tes masuk Akademi Militer. Salah satu caranya dengan mengikuti bimbel AKMIL yang disediakan oleh institusi swasta.

    Selama mengikuti bimbel Taruna AKMIL TNI, kamu mendapat pelatihan yang diperlukan untuk menjadi Taruna/ Taruni Akademi Militer sehingga memperbesar kemungkinan kamu diterima.

    Jangan salah! Kamu harus bisa memilih bimbel yang berkualitas agar waktu dan biaya yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia.

    Patriot Muda menyediakan bimbel masuk AKMIL dengan harga terjangkau untuk meraih mimpi kamu, plus statistik diterima oleh AKMIL mencapai 85%.

    Jangan sampai mimpi kamu menjadi Perwira TNI terhenti di gerbang pintu masuk Akademi Militer. Raih cita-cita kamu sekarang dengan mengikuti bimbel AKMIL dan jadikan ini sebagai batu loncatan masa depan.

  • Persyaratan Akmil & Tata Cara Pendaftaran 2021

    Persyaratan Akmil TNI AD tahun ini terdiri dari 3 syarat, yaitu persyaratan umum, persyaratan lain, dan persyaratan tambahan. Simak kelengkapan persyaratan daftar Akmil TNI AD dan tata cara pendaftaran Akmil selengkapnya di sini.

    Setiap tahun, Tentara Nasional Indonesia (TNI) merekrut pemuda-pemudi ahli untuk mengisi posisi dan jabatan penting di Korps TNI Angkatan Darat (AD) melalui rekrutmen calon Taruna/Taruni Akmil TNI AD.

    Sudah sematang apa persiapan kamu untuk mengikuti rekrutmen perwira Akmil TNI AD? Sudahkah kamu memenuhi persyaratan Akmil yang diperlukan untuk mendaftar?

    Kalau sekarang kamu masih duduk di kelas XII SMA/MA, sekarang saat yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri. Rekrutmen taruna Akmil kali ini juga dibuka bagi lulusan SMA/MA dengan ijazah lima tahun kebelakang.

    Simak persyaratan daftar calon Taruna/Taruni tahun ini sesuai dengan informasi yang tercantum di laman rekrutmen TNI.

    Persyaratan Akmil TNI AD

    Persyaratan umum untuk mendaftar Akmil TNI AD terdiri dari;

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Republik Indonesia tahun 1945.
    4. Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
    5. Tidak memiliki catatan kriminalitas. Dibuktikan secara tertulis dengan surat dari Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi)
    6. Sehat jasmani dan rohani
    7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

    Persyaratan lain untuk daftar taruna Akmil TNI AD adalah;

    1. Laki-laki, bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
    2. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut;
        • Lulusan SMA/MA 2016 jurusan IPA dengan rata-rata UN minimal 50,00
        • Lulusan SMA/MA 2017 jurusan IPA dengan rata-rata UN minimal 47,00
        • Lulusan SMA/MA 2018 jurusan IPA dengan rata-rata UN minimal 46,00
        • Lulusan SMA/MA 2019 jurusan IPA dan IPS dengan rata-rata UN minimal 47,50 untuk IPA dan 42,00 untuk IPS
        • Lulusan SMA/MA 2020 jurusan IPA dan IPS dengan rata-rata UN minimal akan ditentukan kemudian
        • Lulusan SMA/MA 2021 jurusan IPA dan IPS dengan rata-rata UN minimal akan ditentukan kemudian

    Catatan: syarat minimal nilai UAN untuk pendaftaran Akmil mungkin saja berubah setiap tahun sesuai ketetapan institusi.

    1. Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
    2. Belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai 1 tahun setelah menyelesaikan pendidikan pertama.
    3. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
    4. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
    5. Mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerima, meliputi;
      • Tes Administrasi
      • Tes Kesehatan
      • Tes Jasmani
      • Tes Mental ideologi
      • Tes Psikologi
      • Tes Akademik
      • Tes Pantauan Akhir

    Persyaratan tambahan sebagai pendaftar calon Taruna/ Taruni Akmil diantaranya;

    1. Harus memiliki surat persetujuan orang tua/ wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun, dan dimanapun.
    2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/ Kabupaten.
    3. Tidak bertato/ bekas tato dan tidak ditindik/ bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/ adat.
    4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
    5. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

    Di mana Daftar Akmil TNI AD?

    Kamu bisa mendaftar Akmil TNI AD di seluruh Kodam, Ajendam, Korem, dan Ajenrem yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

    Tata Cara Pendaftaran Akmil TNI AD

    1. Kamu harus mendaftar sebagai taruna Akmil secara online melalui website penerimaan prajurit TNI di sini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
    2. Kalau kamu belum memahami tata cara pendaftaran Akmil online, kamu bisa mengunjungi tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan petugas pendaftaran dengan membawa persyaratan administrasi.
    3. Cetak print out formulir pendaftaran.
    4. Datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk daftar ulang pada tanggal-tanggal yang sudah ditentukan.
    5. Siapkan diri kamu semaksimal mungkin untuk mengikuti proses seleksi.
    6. Patuhi dan ikuti tahapan seleksi Taruna Akmil yang sudah diatur oleh Panda masing-masing.
    7. Selama proses pendaftaran dan penerimaan Akmil, kamu tidak akan dipungut biaya apapun.

    Siap Penuhi Persyaratan Akmil dan Lolos Tes Masuk?

    Tes masuk Akmil terdiri dari 8 tahapan tes yaitu tes administrasi, tes jasmani, tes akademik, tes kesehatan, tes psikologi, tes mental ideologi, tes wawancara dan tes pemantauan akhir (pantukhir).

    Agar kamu bisa lolos 8 tahapan tes tersebut dan diterima sebagai taruna Akmil TNI AD, kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

    Selain berlatih kembali soal-soal dan pelajaran SMA, kamu harus mulai melatih fisik dan mengadopsi gaya hidup sehat.

    Cita-cita kamu untuk masuk Akmil dan menjadi Taruna Akmil TNI AD harus diimbangin dengan usaha.

    Bimbel Akmil adalah cara kamu untuk memenuhi persyaratan Akmil dan lolos tes masuk hingga diterima menjadi Taruna TNI AD.

    Statistik kelulusan bimbel Akmil mencapai 85% yang artinya, kesempatan kamu untuk meraih cita-cita dan diterima sebagai Taruna Akmil TNI AD semakin besar.

    Meskipun pendaftaran Akmil dibuka untuk lulusan tahun ini dan lulusan dengan ijazah 5 tahun kebelakang, akan lebih baik kalau kamu masuk Akmil lebih awal.

    Jangan membuang waktu dan menunggu tahun depan untuk bisa diterima sebagai Taruna/Taruni Akmil TNI AD.

    Dengan mengikuti bimbel Akmil, kamu akan dilatih secara fisik, mental, dan akademis untuk menaklukan tes ujian masuk. Kamu juga akan mendapat bimbingan dari mentor-mentor yang berpengalaman dalam membimbing calon Taruna/Taruni Akmil.

    Kalau cita-cita kamu jadi perwira TNI yang membanggakan orang-orang terdekat kamu, sekarang saatnya kamu mengikuti bimbel Akmil yang berani memberikan seperti bimbel dari Patriot Muda.

  • Catar Akmil : 7 Latihan Fisik yang Kamu Harus Bisa!

    Sudah selayaknya bahwa catar AKMIL harus memiliki kemampuan fisik yang mumpuni agar bisa beradaptasi dengan jadwal latihan selama mengikuti pendidikan. Sebagai catar AKMIL kamu sebaiknya mampu  melakukan 7 latihan dasar ini.

    Calon Taruna Akademi Militer (catar AKMIL) yang memiliki kondisi fisik kurang terlatih akan kesulitan mengikuti rutinitas latihan fisik yang dijadwalkan.

    Kurangnya latihan fisik juga mempengaruhi kesempatan kamu diterima. Catar AKMIL yang memiliki potensi menjadi perwira TNI adalah mereka yang menjaga kesehatan fisik dengan berlatih setiap hari.

    7 Latihan Dasar yang Kamu Harus Bisa Sebelum Masuk Akademi Militer

    #1. Lari (5 km dalam 30 menit) – Mulai dengan jalan atau kombinasi antara lari dan jalan. Olahraga ini akan menstimulasi jantung dan paru hingga meningkatkan intensitas bernapas dan detak jantung.

    #2. Skipping (10 sampai 15 menit) – Skipping termasuk high-intensity training (HIT) dan merupakan latihan kardio terbaik. Pastikan kamu sudah warm up dengan benar agar mengurangi resiko cedera.

    #3. Push-up (minimal 30 kali) – Push-up memerlukan seluruh otot tubuh. Oleh sebab itu, push-up sangat dianjurkan untuk meningkatkan kekuatan tubuh. Tak hanya catar AKMIL saja, bahkan non-olahragawan pun sebaiknya bisa melakukan push-up.

    #4. Sit-up (minimal 30 kali) – Sit-up melatih otot abdomen, termasuk perut, pinggul, punggung bawah, dan leher.

    #5. Chin-up (minimal 8 kali) – Olahraga ini melatih kekuatan otot tubuh bagian atas terutama punggung, perut, dan bisep. Latihan ini direkomendasikan oleh anggota militer. Oleh sebab itulah, perwira TNI biasanya memiliki tubuh bagian atas yang besar

    #6. Rope Climbing (minimal 3 sampai 4 meter) – Memanjat tali melatih kekuatan genggaman tangan, bisep, dan kekuatan otot tubuh bagian atas. Kalau kamu sudah memiliki keahlian ini sebagai catar AKMIL, proses kamu kedepannya akan lebih mudah.

    #7. Dasar-dasar berenang – Anggota militer haruslah bisa berenang. Kalau kamu tidak pernah berenang sebelumnya, akan sulit untuk beradaptasi.

    Jangan Bandingkan Diri Kamu dengan Catar AKMIL Lainnya

    Ketika mengikuti pelatihan masuk AKMIL, banyak catar yang rendah diri dengan kemampuan catar lainnya.

    Ketika kamu menemui catar AKMIL yang memiliki kekuatan fisik lebih, jangan minder. Bisa jadi, latihan mereka sudah berlangsung selama bertahun-tahun sedangkan kamu baru mulai selama beberapa bulan.

    Kalau mereka bisa push-up 30 kali dengan enteng, bukan berarti kamu harus bisa seperti mereka saat itu juga.

    Kuncinya adalah latihan teratur dan meningkatkan intensitas olahraga seiring perkembangan waktu.

    Selama kamu mengikuti bimbingan dari mentor-mentor di bimbel AKMIL, kamu bakal jadi lebih baik dari sebelumnya.

  • Taruna AKMIL : 7 Persiapan Fisik untuk Sukses!

    Fisik yang sehat tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat. Sebagai calon Taruna/ Taruni AKMIL, kamu harus mengetahui cara melatih fisik yang tepat agar tubuh kamu siap menghadapi ujian masuk dan tahan menghadapi pendidikan di AKMIL.

    Kalau kamu tertarik masuk ke Akademi Militer (AKMIL), kamu harus tahu apa saja yang harus kamu persiapkan.

    Melatih fisik dengan cara yang tepat mampu membentuk kebiasaan dan kebugaran tubuh.

    Tujuannya, agar badan kamu nggak kaget ketika menjalani segudang pelatihan fisik di AKMIL.

    Persiapan Mental bagi Taruna AKMIL

    Selain intelegensi dan kecerdasan akademik, seorang Taruna AKMIL dituntut untuk memiliki fisik dan mental yang kuat.

    Sebelum kamu mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi penerimaan AKMIL, kenali dulu persiapan yang sebaiknya kamu lakukan mulai sekarang;

    #1. Siap-siap untuk pelatihan disiplin mandiri

    Kehidupan sebagai taruna AKMIL tidak mudah. Setiap aktivitas kamu memiliki jadwal yang sudah ditentukan. Ini untuk membentuk disiplin waktu dan kebiasaan.

    Calon Taruna AKMIL harus bisa disiplin dan mandiri. Kamu tidak bisa bergantung pada orang lain untuk mengurus kebutuhan sehari-hari kamu.

    Kalau kamu belum bisa menerapkan prinsip disiplin dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebaiknya kamu siapkan mental dan tekad untuk berubah.

    #2. Belajar tentang kehidupan militer

    Pelajari bagaimana kehidupan Taruna AKMIL dan perwira TNI dalam masa dinas. Kalau kamu punya kenalan anggota TNI, silakan ngobrol dengan mereka.

    Sering-seringlah membaca informasi tentang kehidupan militer yang tersedia online.

    Pelajari juga bagaimana kamu memberi salam pada orang-orang dengan pangkat lebih tinggi. Pelajari struktur rantai komando.

    Selain itu, pelajari juga bagaimana kamu bisa naik pangkat setelah lulus dari AKMIL.

    Kalau kamu ikut bimbel AKMIL, kamu bisa dengan mudah mendapatkan jaringan dan koneksi orang-orang berpengalaman yang dengan senang hati berbagi cerita.

    Mengikuti bimbel AKMIL termasuk salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan mental kamu agar lebih matang ketika diterima jadi Taruna/Taruni AKMIL.

    Cara Latihan Fisik ala Taruna AKMIL

    Kebugaran tubuh hanya bisa dibentuk dengan mental kuat dan disiplin. Tanpa keduanya, kamu tidak bisa memiliki fisik kuat yang dibutuhkan oleh seorang anggota TNI.

    Untuk melatih fisik, ikuti panduan ini;

    #1. Cek ke dokter

    Ketika kamu memutuskan untuk kuliah dan jadi Taruna AKMIL, kamu harus periksa kondisi tubuh. Ini karena pelatihan selama di AKMIL menuntut fisik yang sehat dan kuat.

    Minta dokter untuk memeriksa kondisi tubuh, termasuk kepadatan tulang, kondisi otot, dan fungsi organ dalam seperti jantung dan paru.

    Selanjutnya tanyakan rekomendasi olahraga yang cocok untuk kamu. Saran dokter diperlukan untuk membantu mengurangi resiko cedera, terutama kalau salah satu anggota tubuh kamu ternyata memiliki kelemahan.

    Mengetahui kelemahan fisik diperlukan agar latihan atau olahraga yang kamu jalani tidak membebani tubuh.

    #2. Sabar, tentukan goal

    Meskipun kamu sangat tertarik untuk mengikuti pelatihan militer di AKMIL, kamu harus tahu batas dan kemampuan kamu.

    Fisik yang kuat tidak bisa dibentuk dalam semalam. Tentukan goal mingguan yang realistis. Misalnya, kamu harus lari sejauh 15 km dalam seminggu atau berenang selama 5 jam dalam seminggu.

    Tetap sabar dan fokus pada goal yang sudah kamu tentukan. Awali dengan latihan ringan, lalu perlahan-lahan tambahkan intensitas olahraga yang kamu jalani.

    Kalau terburu-buru, kamu malah merusak tubuh dan meningkatkan resiko cedera.

    #3. Jangan lupa warm up dan cool down

    Tubuh memerlukan waktu untuk bertransisi dari aktivitas ringan ke aktivitas berat. Lakukan peregangan dan latihan-latihan ringan sebelum olahraga.

    Warm up dan cool down juga membantu mengurangi resiko cedera. Jangan anggap sepele cedera karena sebagai Taruna AKMIL, kesehatan tubuh kamu adalah aset utama.

    #4. Catat aktivitas latihan kamu

    Siapkan buku catatan yang berisi jenis olahraga yang kamu lakukan dan durasinya. Pencatatan aktivitas ini bisa memberi semangat ketika kamu sedang malas-malasnya berolahraga.

    Catatan olahraga juga membantu kamu melihat perkembangan dan proses yang sudah kamu lalui selama ini. So, kamu bisa bangga, dong.

    #5. Minum banyak air mineral

    Kebiasaan banyak minum air mineral harus kamu bentuk mulai sekarang. Selalu sediakan satu botol air mineral ketika kamu olahraga.

    Hidrasi tubuh sangat penting untuk proses metabolisme dan mengganti cairan yang hilang karena olahraga.

    #6. Perbanyak konsumsi sayur dan buah

    Selain kesiapan fisik, kamu harus menjaga BMI agar tetap dalam level normal.

    Berat badan dan tinggi badan memiliki peranan penting agar kamu bisa menjadi Taruna AKMIL dan lulus menjadi perwira TNI yang sukses.

    Perbanyak konsumsi buah-buahan lokal seperti apel yang mudah ditemukan dan memiliki banyak gizi.

    Adopsi gaya hidup sehat dan mulai bentuk kebiasaan baik untuk mendukung karir kamu di militer.

    #7. Tanya pembimbing tentang tips latihan

    Tanyakan pembimbing kamu cara-cara terbaik untuk melatih fisik dan kesiapan mental.

    Kalau kamu mengikuti bimbingan belajar untuk masuk AKMIL, ada banyak mentor-mentor berpengalaman yang bisa memberikan rekomendasi olahraga khusus untuk kamu.

    Siap Jadi Taruna AKMIL?

    Berat badan, tinggi badan, kesehatan tubuh, dan kemampuan fisik adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan karir kamu di militer.

    Taruna AKMIL dituntut untuk memiliki fisik dan mental yang kuat agar mampu mengemban tugas setelah lulus.

    Dinas dan menjaga kedaulatan NKRI bukan tugas yang mudah. Tapi, dengan pemahaman tentang kehidupan militer dan persyaratan fisik yang ditetapkan, kamu bisa memiliki karir cemerlang sebagai perwira TNI.

    Beberapa institusi mengadakan program training untuk menyiapkan lulusan SMA/MA masuk AKMIL. Program yang ditawarkan sudah mencakup latihan fisik, soal-soal ujian, dan persiapan mental.

    Kalau kamu serius ingin jadi perwira TNI, ikuti program pelatihan masuk AKMIL bersama mentor-mentor terbaik Patriot Muda.

  • Taruna TNI : Siap Ujian Masuk dengan Tiga Hal Ini!

    Banyaknya pendaftar calon taruna TNI dan Akmil setiap tahun membuat persaingan semakin ketat. Oleh sebab itu, kamu perlu menyiapkan hal-hal penting ini agar semakin percaya diri ketika menjalani tes.

    Kuliah di sekolah kedinasan apalagi Akademi Militer (Akmil) memang jadi impian. Siapa yang tak ingin dilihat sebagai sosok gagah yang melindungi kedaulatan negara?

    Fisik yang sehat, mental yang kuat, dan kecerdasan di atas rata-rata. Tiga hal inilah yang menjadi aspek penilaian setiap calon taruna TNI.

    Sebelumnya, calon taruna harus bersiap sedini mungkin. Alasannya, karena tes masuk Akmil berkisar pada tiga hal berikut ini.

    #1. Persiapan Fisik

    Lari pagi, sit up, push up, dan angkat beban sebaiknya jadi rutinitas olahraga kamu. Buat jadwal aktivitas harian dimulai sejak kamu bangun pagi hari.

    Selain olahraga, kamu harus memperhatikan asupan gizi yang kamu konsumsi. Pastikan kamu mengonsumsi cukup buah, sayur, dan protein seperti telur, salmon, dada ayam, tuna, kacang-kacangan, dan kedelai.

    Bentuk kebiasaan baik mulai sekarang dengan menghindari rokok, begadang malam, dan junk food. Kalau perlu, jalani diet khusus dan bentuk fisik kamu agar tahan banting menjalani tes taruna TNI.

    #2. Latihan Mental

    Akmil tidak akan menerima taruna yang lembek, cengeng, dan labil. Kamu harus punya mental yang kuat dan sehat.

    Oleh sebab itu, kamu perlu membangun dan menjaga kesehatan mental dengan cara;

    • Jaga hubungan baik dengan orang lain
    • Berpikir positif
    • Aktif bergerak
    • Tidur teratur
    • Memanjakan diri sendiri
    • Jauhkan diri dari orang-orang toxic
    • Meditasi

    Persiapan mental juga diperlukan jika nantinya kamu harus menghadapi kegagalan.

    Kalau kamu gagal menjadi taruna TNI, kamu harus tetap berpikir positif dan terus maju ke depan.

    #3. Perluas Wawasan

    Dalam tes masuk taruna TNI, wawasan kebangsaan, sejarah, dan wawasan kenegaraan akan sering ditanyakan. Kamu harus bisa menjawab dalam bentuk lisan maupun tertulis.

    Oleh sebab itu, mulai sering-sering membuka kembali pelajaran SMA seperti PKN, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Sejarah.

    Pertanyaan yang sering diajukan misalnya;

    • Apa yang kamu tahu tentang fungsi dan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara?
    • Bagaimana pandangan kamu tentang Pancasila sebagai falsafah dan Ideologi bangsa?
    • Jelaskan kepemimpinan Indonesia dalam rangka pelaksanaan nilai-nilai Pancasila!

    Jurusan Apa Saja yang Ada di Akmil?

    Selain mempersiapkan tiga hal di atas, kamu juga harus siap memilih jurusan yang ada di Akmil. Sebagai taruna TNI, kamu dituntut untuk menempuh pendidikan selama 4 tahun.

    Ada 5 jurusan yang ada di Akmil, diantaranya;

    • Teknik Sipil Pertahanan
    • Teknik Mesin Pertahanan
    • Teknik Elektro Pertahanan
    • Manajemen Pertahanan
    • Administrasi Pertahanan

    Berapa Tahun Pendidikan di Akmil?

    Lama pendidikan di Akmil adalah 4 tahun untuk jenjang pendidikan Diploma IV yang setara dengan Sarjana Strata-1. Setelah lulus, kamu akan menjalani ikatan dinas sesuai dengan ketentuan Undang-undang.

    Umumnya, perwira TNI lulusan Akmil harus menjalani ikatan dinas selama 10 tahun.

    Apa Gelar Lulusan Akmil?

    Lulusan Akmil akan menjadi perwira TNI AD Letnan Dua sesuai Korps masing-masing dan menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han.)

    Siap Daftar Jadi Taruna TNI?

    Anggota TNI adalah profesi yang disegani masyarakat. Kamu bisa jadi kebanggan orang tua, kawan, saudara, dan semua kerabat terdekat kamu.

    Tapi, jalan untuk menjadi taruna TNI hingga lulus menjadi perwira letnan dua tidak mudah. Langkah awalnya, kamu harus raji latihan fisik, mental, dan memperluas wawasan kenegaraan.

    Cara singkatnya, kamu bisa mengikuti bimbel Akmil yang dikhususkan untuk menaklukan ujian masuk taruna TNI dan memperbesar kemungkinan kamu diterima.

    Patriot Muda Training Centre mengadakan program bimbel masuk Akmil bergaransi dengan statistik kelulusan hingga 85 persen.

    Sekarang, pilihan ada di tangan kamu.

    Apakah kamu ingin segera diterima menjadi taruna TNI tahun ini, atau mengulang lagi tahun depan?