Blog

  • Tes Akmil : Simak Kisi-kisinya dan Curi Start!

    Tes Akmil (Akademi Militer) memang terkenal sulit. Kamu harus mempersiapkan fisik, mental, dan wawasan luas untuk bisa diterima sebagai taruna Akmil.

    Kamu ingin daftar taruna Akmil tahun ini? Kalau iya, kamu harus tahu dulu kisi-kisi tes Akmil yang akan diuji. Dengan persiapan dan strategi matang, kamu bisa menembus ujian masuk lebih mudah.

    Meskipun kamu tidak mengikuti bimbel Akmil, kesempatan kamu diterima tetap lebih besar daripada mereka yang tanpa persiapan.

    Ada 8 tahapan tes di Akmil yang harus kamu lalui. Tahapan-tahapan tes akmil tersebut antara lain;

    #1. Tes Administrasi

    Tahapan awal tes masuk Akmil adalah seleksi administrasi yang meliputi kelengkapan berkas.

    Ketika kamu mengirim berkas pendaftaran taruna Akmil, pastikan kamu mengisi dengan benar, tepat, dan lengkap.

    Kesalahan atau kekurangan data saat pendaftaran bisa jadi penyebab kamu dinyatakan tidak lulus tes administrasi.

    Jika kamu tidak lulus tes administrasi taruna Akmil, kamu tidak bisa melanjutkan ke tahapan tes selanjutnya.

    #2. Tes Kesamaptaan Jasmani

    Seorang anggota TNI diharuskan memiliki fisik dan jasmani yang baik dan sehat. Oleh sebab itu, calon taruna dituntut untuk menjalani tes Kesamaptaan Jasmani untuk menentukan kondisi kesehatan fisik.

    Tes Kesamaptaan Jasmani untuk calon taruna Akmil terdiri dari;

      • Lari
    • Pull up
    • Sit up
    • Push up
    • Shuttle run

    Agar peluang kamu diterima di Akmil semakin tinggi, kamu harus terus berlatih fisik di samping latihan soal-soal ujian masuk.

    Sebagai perwira TNI, kamu akan sering bertugas di lapangan, tidak hanya duduk di kantor. Karena itulah kamu harus menjaga kesehatan fisik sedini mungkin.

    #3. Tes Kesehatan

    Tes kesehatan untuk masuk Akmil biasanya dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pemeriksaan luar tubuh yang meliputi;

    • Tinggi badan
    • Berat badan
    • Postur tubuh
    • Kondisi kesehatan telinga dan kulit
    • Tes varikokel dan hernia (khusus pria)
    • Kesehatan payudara
    • Ambeien
    • Amandel
    • Kesehatan tangan dan jemari
    • Kesehatan mata, gigi, dan THT
    • Kesehatan alat reproduksi
    • Pemeriksaan bentuk kaki X atau O
    • Varises
    • Telapak kaki

    Tes kesehatan ini dilakukan oleh panitia bidang kesehatan. Jangan khawatir. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas berjenis kelamin sama.

    Tahapan kedua tes kesehatan adalah pemeriksaan bagian dalam tubuh yang meliputi;

    • Tes urin
    • Pemeriksaan darah
    • Rontgen

    Pemeriksaan urin diperlukan untuk mendeteksi penyakit ginjal dan kencing manis.

    Sedangkan pemeriksaan darah berfungsi untuk mengetahui level asam urat, kolesterol, gula darah, HB, lemak, trigliserida, dan potensi penyakit lainnya di masa depan.

    Rontgen bertujuan untuk mengetahui kelainan pada fungsi organ tubuh seperti paru-paru, jantung, dan organ lainnya.

    Kamu juga akan menjalani pemeriksaan EKG untuk memastikan bahwa kondisi jantung kamu dan sehat.

    Kamu juga harus menjalani pemeriksaan USG untuk mengidentifikasi potensi benda asing dalam tubuh seperti batu ginjal.

    Terakhir, kamu akan menjalani tes spirometri untuk melihat kekuatan pernafasan dan tes audiometri untuk melihat kepekaan pendengaran kamu.

    Memang, tes kesehatan calon Taruna Akmil sangat menyeluruh dan menjangkau semua aspek kesehatan. Ini karena tugas dan kewajiban TNI yang sangat memerlukan kekuatan fisik yang prima.

    Kalau kamu ditanyakan lulus tes kesehatan, kamu bisa lanjut ke tahapan tes selanjutnya.

    #4. Tes Akademik

    Tes akademik taruna Akmil bertujuan untuk menguji pengetahuan umum kamu dan mengukur kemampuan kamu dalam menyerap ilmu yang dipelajari.

    Tes akademik Akmil lebih sulit daripada Ujian Nasional karena tes ini digunakan untuk menyaring kandidat-kandidat terbaik dari ribuan pendaftar Akmil dari seluruh Indonesia.

    Oleh sebab itu, kamu harus berusaha ekstra agar bisa lulus tes akademik dan diterima sebagai taruna/taruni Akmil.

    Kamu bisa mengikuti bimbel Akmil yang disediakan oleh institusi terpercaya seperti Patriot Muda karena fasilitas bimbel yang kamu dapatkan bisa meningkatkan kemampuan fisik dan akademik kamu.

    Secara otomatis, bimbel Akmil memperbesar kemungkinan kamu diterima sebagai taruna Akmil tahun ini.

    Tapi, kalau kamu memilih untuk tidak mengikuti bimbel taruna Akmil, kamu harus mempelajari lagi pelajaran SMA.

    Terutama, pelajari bahasa Indonesia, bahasa Inggris, PKN, dan sejarah. Semakin sering kamu berlatih soal-soal tes masuk sekolah kedinasan seperti akmil, kamu akan semakin jago.

    #5. Tes Psikologi

    Selain tes kesehatan dan tes akademik, kamu harus melalui tes psikologi.

    Jangan anggap remeh tes psikologi karena tes ini bisa mengungkapkan banyak hal tentang pribadi kamu.

    Tes psikologi bisa mengungkapkan tingkat kecerdasan kamu, kejujuran, ketelitian, keberanian, minat dan bakat, serta ketahanan.

    Tentunya, Akmil hanya menerima calon taruna terbaik untuk dididik menjadi pemimpin di Korps TNI. Hanya kandidat dengan skor yang memenuhi syarat yang akan diterima.

    Untuk lolos tes psikologi, kamu tidak bisa hanya berbekal semangat. Kamu harus mengetahui berbagai macam tes psikologi dan bagaimana bentuk tes psikologi tersebut disajikan.

    Kalau kamu mengikuti bimbel Akmil, kamu akan sering berhadapan dengan tes psikologi untuk melatih mental kamu. Tujuannya, supaya kamu bisa menghadapi tes psikologi taruna Akmil dengan mudah.

    Persiapkan diri kamu untuk menghadapi tes ini dan jangan anggap enteng, ya!

    #6. Tes Mental Ideologi

    Tes ini terbagi dalam dua tahapan, yaitu tertulis dan lisa. Dalam tes tertulis, kamu diminta untuk menjawab pertanyaan secara tertulis.

    Dalam tes lisan, kamu menjawab pertanyaan secara langsung. Biasanya, tes lisan mental ideologi berupa pendalaman dari jawaban tes tertulis.

    Tujuan tes ini adalah untuk menguji mental calon taruna Akmil dan menilai seberapa jauh wawasan kebangsaan kamu.

    Pertanyaan yang diajukan penguji kebanyakan seputar;

    • Pancasila,
    • UUD 1945,
    • Wawasan Nusantara,
    • PKI,
    • Kebijakan Pemerintah,
    • Agama,
    • Bhinneka Tunggal Ika,
    • Berita dan isu kebangsaan terkini.

    Pada dasarnya, tes Mental Ideologi bertujuan untuk mengetahui pandangan kamu soal Pancasila, NKRI, dan menguji kesetiaan kamu terhadap negara.

    #7. Tes Wawancara

    Tes wawancara taruna Akmil sangat menentukan apakah kamu diterima atau tidak.

    Dalam tes wawancara ini, kamu akan berbincang-bincang dengan penguji. Bahkan, akan terasa seperti bercanda.

    Tapi jangan lengah!

    Tes wawancara bisa mengungkapkan banyak hal tentang pribadi kamu. Melalui tes ini, penguji bisa mengetahui sikap, motivasi, kedewasaan emosional, dan kematangan spiritual kamu.

    Penguji bisa menilai kemampuan akademik dan karakter kamu melalui tes wawancara ini. Selain itu, penguji juga bisa mengungkap kemampuan kamu yang belum muncul dalam tes Akademik.

    Tes wawancara dilakukan secara lisan berupa tanya jawab. Meskipun pertanyaan yang diajukan sederhana, kamu akan kesulitan menjawab kalau panik!

    Dalam tes ini, kamu bisa menceritakan sisi positif diri kamu sendiri. Misalnya, kalau kamu aktif dalam organisasi kepemudaan atau organisasi sosial, kamu bisa ceritakan itu.

    Penguji bisa menilai apakah kamu memiliki jiwa pemimpin serta tanggung jawab yang diperlukan untuk menjadi taruna Akmil.

    Tes ini ditentukan oleh seberapa baik kamu bisa menceritakan diri kamu sendiri dan menjelaskan pengetahuan umum. Ini adalah hal yang tidak bisa dinilai dari tes Akademik saja.

    #8. Tes Pemantauan Akhir (Pantukhir)

    Tes Pantukhir adalah tes terakhir yang harus kamu lalui sebelum dinyatakan lolos atau tidak sebagai taruna Akmil.

    Pantukhir bertujuan untuk menyisihkan calon taruna yang sudah memenuhi syarat, namun ketersediaan kursi di Akmil terbatas.

    Oleh sebab itu, kamu harus menunjukkan kapasitas terbaik kamu di tes ini.

    Pelaksanaan Pantukhir biasanya berupa pemeriksaan kesesuaian fisik dengan data tertulis. Tes ini juga memeriksa kembali keseluruhan hasil tes-tes sebelumnya.

    Penguji akan mengamati kamu dan bagaimana kamu merespon permintaan, pertanyaan, dan situasi tertentu.

    Bimbel Akmil, Persiapan Matang diterima Taruna

    Kalau menjadi anggota TNI Republik Indonesia adalah impian kamu, maka kamu harus siap berjuang untuk mendapatkan karir tersebut.

    Mengikuti bimbel Akmil adalah pilihan dan investasi paling bijak untuk memperbesar peluang kamu diterima sebagai taruna Akmil tahun ini.

    Jangan salah.

    Kamu harus memilih bimbel dengan reputasi dan layanan terbaik.

    Patriot Muda Training Center menyediakan bimbel Akmil dengan statistik kelulusan hingga 85% termasuk garansi uang kembali!

    Mengikuti bimbel berarti kamu akan belajar latihan soal-soal dan tes ujian masuk, termasuk tes Kesamaptaan, tes Psikologi, tes Fisik, hingga tes Akademik.

    Kalau kamu serius ingin menjadi anggota TNI kebanggan orang-orang terdekat, sekarang saatnya memperlebar jalan masuk kamu menjadi taruna Akmil.

  • Pendaftaran Akmil Tahun 2021

    Pendaftaran Akmil (Akademi Militer) dibuka hampir setiap tahun kecuali jika ada kendala atau kejadian luar biasa seperti wabah. Kalau kamu lulusan SMA dan ingin menjadi Taruna TNI AD (Angkatan Darat) perhatikan syarat pendaftaran berikut ini.

    Bergabung dengan prajurit TNI bahkan menjadi anggota Kopassus memang menjadi kebanggan tersendiri. Kamu dituntut untuk membela dan mempertahankan kedaulatan Negara.

    Untuk meraih cita-cita sebagai prajurit TNI, kamu bisa menempuh pendidikan di Akademi Militer atau Akmil selama 4 tahun. Selanjutnya, kamu diminta untuk memenuhi perjanjian Ikatan Dinas selama 10 tahun.

    Kamu yang lulusan SMA/MA pasti sudah tidak sabar untuk mengikuti proses pendaftaran Akmil dan seleksi calon taruna. Nah, pelajari dulu syarat pendaftaran akmil tahun ini, ya?

    Kapan Pendaftaran Akmil?

    Pembukaan pendaftaran Akmil umumnya dimulai pada awal bulan Januari dan berlangsung hingga bulan April, lalu dilanjutkan dengan daftar ulang pada bulan Mei.

    Kalau kamu ingin menjadi prajurit TNI Republik Indonesia, perhatikan waktu-waktu penting seperti pembukaan pendaftaran Akmil dan syarat yang ditentukan.

    Apa Syarat Masuk Akmil AD (Angkatan Darat)?

    Syarat masuk akmil terdiri dari 3 persyaratan, yaitu persyaratan umum, persyaratan lain, dan persyaratan tambahan.

    Menurut laman rekrutmen TNI AD, persyaratan masuk akmil angkatan darat adalah:

    Persyaratan Umum

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Republik Indonesia tahun 1945.
    4. Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
    5. Tidak memiliki catatan kriminalitas. Dibuktikan secara tertulis dengan surat dari Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi)
    6. Sehat jasmani dan rohani
    7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

    Persyaratan Lain

    1. Laki-laki, bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
    2. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut;
      • Ijazah SMA/MA tahun 2015 jurusan IPA, nilai UAN minimal 55,00
      • Ijazah SMA/MA tahun 2016 jurusan IPA, nilai UAN minimal 50,00
      • Ijazah SMA/MA tahun 2017 jurusan IPA, nilai UAN minimal 47,00
      • Ijazah SMA/MA tahun 2018 jurusan IPA, nilai UAN minimal 46,00
      • Ijazah SMA/MA tahun 2019 jurusan IPA & IPS, nilai UAN minimal IPA 47,50 dan IPS 42,00
      • Ijazah SMA/MA tahun 2020 jurusan IPA & IPS, nilai UAN minimal akan ditentukan kemudian
    3. Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
    4. Belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai 1 tahun setelah menyelesaikan pendidikan pertama.
    5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
    6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
    7. Mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerima, meliputi;
      1. Administrasi
      2. Kesehatan
      3. Jasmani
      4. Mental ideologi
      5. Psikologi
      6. Akademik

    Persyaratan Tambahan

    1. Memiliki surat persetujuan orang tua/wali, serta berjanji tidak mengintervensi panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan dalam bentuk apapun selama proses penerimaan prajurit.
    2. Kalau kamu memiliki ijazah dari negara lain atau pendidikan di luar naungan Kemendikbud, ijazah kamu harus disahkan oleh Kemendikbud atau Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.
    3. Tidak bertato atau bekas tato. Tidak ditindik atau bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.
    4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN. Apabila terbukti melanggar, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari pendidikan jika pelanggaran ditemukan di kemudian hari.
    5. Memiliki kartu BPJS aktif.

    Berapa Orang yang Diterima di Akmil?

    Pada tahun 2020, jumlah pendaftar yang diterima di akmil sebanyak 400 orang. Pada tahun 2019, sebanyak 350 orang pendaftar diterima sebagai calon taruna akmil.

    Apakah Akmil Bisa Perempuan?

    Pada penerimaan Akmil tahun 2013, TNI merekrut 16 taruna perempuan untuk yang pertama kali.

    Namun, belum tentu bahwa akademi militer akan menerima calon taruni setiap tahun. Hal ini bisa berubah-ubah sesuai dengan kebijakan Akmil.

    Apa Saja Tes Kesehatan Akmil?

    Tes kesehatan Akmil terdiri dari dua tahap, yaitu pemeriksaan bagian luar tubuh dan bagian dalam.

    Pada tahap pertama, pemeriksaan meliputi;

    1. Tinggi badan
    2. Berat badan
    3. Postur tubuh
    4. Telinga
    5. Kesehatan kulit
    6. Ambeien
    7. Amandel
    8. Mata
    9. Gigi
    10. Bentuk kaki
    11. Varises

    Pada calon taruna perempuan, pemeriksaan meliputi area reproduksi dan payudara. Sementara calon taruna laki-laki, pemeriksaan meliputi vaikokel dan hernia.

    Pada tahap kedua, pemeriksaan meliputi;

    1. Urine
    2. Darah
    3. Rontgen, termasuk EKG dan USG.

    Kunci Sukses Tembus Pendaftaran Akmil Tahun Ini

    Syarat pendaftaran Akmil yang ditetapkan tidaklah serumit sekolah kedinasan lainnya. Tapi, bukan berarti kamu bisa santai.

    Ada ribuan lulusan SMA/MA lainnya yang sama-sama tertarik untuk menjadi prajurit TNI dan ingin mengikuti pendidikan sekolah kedinasan di Akmil.

    Jangan sampai kesempatan kamu diterima tahun ini lewat begitu saja karena usaha kamu kurang serius.

    Mengikuti bimbel Akmil bisa memperbesar kemungkinan kamu diterima menjadi Taruna/Taruni Akmil tahun ini.

    Dengan mengikuti bimbel masuk TNI yang berdedikasi, kamu mendapatkan kisi-kisi dan latihan khusus untuk menaklukan ujian masuk.

    Selama mengikuti masa pendidikan di Patriot Muda, kamu mendapat latihan fisik dan mental secara teratur. Kamu juga berlatih soal-soal ujian masuk Akmil, dibimbing dengan pengajar berpengalaman untuk masuk Akmil.

    Nah, daripada kamu harus mengubur mimpi kamu masuk Akmil tahun ini, lebih baik kamu perbesar kesempatan kamu diterima dengan berusaha lebih keras di awal.

    Cita-cita kamu sebagai prajurit TNI dan jadi kebanggaan semua orang berawal dari keseriusan kamu menaklukan ujian masuk Akmil dengan mengikuti bimbel Akmil.

  • Syarat Masuk Poltekim

    Berdasarkan syarat masuk Poltekim tahun 2020, kamu diharuskan mengikuti 3 tahapan seleksi dan mengunggah dokumen pendaftaran ke laman penerimaan yang ditentukan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

    Kalau kamu ingin kuliah di sekolah kedinasan seperti Politeknik Imigrasi (Poltekim), kamu harus mempersiapkan diri dari sekarang dan bersiap untuk bersaing ketat.

    Pasalnya, Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Catar) Poltekim tahun 2020 berhasil menarik minat 10.553 siswa-siswi dari seluruh Indonesia. Padahal, kuota penerimaan catar Poltekim hanya 300.

    Agar kamu lebih siap mendaftar sebagai calon taruna Poltekim, pahami syarat masuk dan tahapan seleksi yang harus kamu lalui.

    Syarat Fisik Masuk Poltekim

    Poltekim menerapkan syarat masuk usia, yaitu:

    • Untuk formasi umum: Usia minimal 17 Tahun, dan usia maksimal tidak lebih dari 22 Tahun 0 bulan 0 hari.
    • Untuk formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat: sama dengan atas.
    • Untuk formasi pegawai Kemenkumham: Usia tidak lebih dari 25 tahun 0 bulan 0 hari.

    Selain usia, seleksi masuk Poltekim juga menerapkan syarat tinggi badan. Pelamar pria diwajibkan memiliki tinggi badan minimal 165 cm dan pelamar wanita 158 cm.

    Para pelamar juga diwajikan untuk:

    • Berbadan sehat
    • Tidak cacat fisik dan mental
    • Bebas HIV/AIDS
    • Bebas narkoba
    • Tidak memakai kacamata dan/atau softlens
    • Tidak tuli
    • Tidak buta warna
    • Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan

    Seperti syarat masuk sekolah kedinasan lainnya, Poltekim juga mewajibkan kamu untuk menyatakan kesediaan ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh wilayah Republik Indonesia dan wilayah kerja Kementerian Hukum dan HAM.

    Syarat Administrasi Masuk Poltekim

    Berkaitan dengan syarat administra, kamu harus menyediakan dokumen-dokumen berikut ini:

    1. Surat lamaran bermaterai Rp 6.000 ditujukan kepada Meneteri Hukum dan HAM Republik Indonesia di Jakarta dan ditandatangani dengan pena hitam.
    2. e-KTP/KTP/ Surat Keterangan telah melakukan perekaman e-KTP
    3. Ijazah asli
    4. Akta kelahiran/ surat keterangan lahir
    5. Surat keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah/ Kepala Desa domisili
    6. Pas foto berlakang biru
    7. Surat Pernyataan 6 poin yang berisi tentang:
      1. Sanggup menaati perjanjian ikatan dinas
      2. Sanggup mengganti seluruh biaya pendidikan apabila mengundurkan diri,
      3. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah lulus
      4. Sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Poltekim
      5. Tidak terikat dengan instansi pemerintah lain atau swasta
      6. Tidak mengonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotoprika, prekursor, dan zat adiktif lainnya.
      7. Surat Pernyataan dengan 6 poin di atas ditandangani dengan pena hitam dan bermaterai Rp 6.000.
    8. Khusus pelamar lulusan tahun yang sama, Ijazah bisa digantikan dengan Surat Keterangan Lulus

    Tahapan Seleksi Poltekim

    Setelah kamu memenuhi syarat fisik dan melengkapi persyaratan administrasi, kamu diharuskan untuk mengikuti seleksi masuk dengan tahapan:

    1. Seleksi Administrasi
    2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    3. Seleksi Lanjutan yang meliputi:
      1. Seleksi Kesehatan
      2. Seleksi Kesamaptaan
      3. Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes
      4. Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan (WPFK)

    Lengkapi Syarat Masuk dengan Bimbel Poltekim

    Tak jarang, Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni sekolah kedinasan Poltekim menerapkan syarat yang baru dan lebih ketat.

    Selain harus rajin mengikuti perkembangan terbaru tentang seleksi masuk dan penerimaan, kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memenuhi syarat masuk agar bisa langsung diterima oleh Poltekim.

    Berdasarkan pengalaman, calon pelamar yang mengikuti Bimbel Poltekim memiliki kesempatan diterima lebih besar. 

    Kalau memungkinkan, carilah Bimbel Poltekim yang memberikan garansi, atau Bimbel Sekolah Kedinasan yang sudah berpengalaman mencetak Taruna/ Taruni berprestasi.

  • Politeknik Imigrasi: Lulus Poltekim Kerjanya Apa?

    Prospek kerja Poltekim berkaitan dengan bidang Keimigrasian. Sebagai perguruan tinggi kedinasan, kamu akan langsung disalurkan menjadi ASN di Kementerian Hukum dan HAM.

    Kamu yang akan segera lulus SMA dan ingin kuliah di perguruan tinggi kedinasan seperti Politeknik Keimigrasian (Poltekim) harus segera mempersiapkan diri.

    Pasalnya, peminat sekolah kedinasan selalu meningkat setiap tahunnya dan tes yang diujikan pun semakin sulit. Hal ini membuat tingkat persaingan semakin ketat dan hanya siswa berprestasi dan berpotensi yang akan diterima masuk.

    Poltekim adalah sekolah tinggi ikatan dinas. Artinya, biaya kuliah di Poltekim akan ditanggung negara dan termasuk dalam APBN dan APBD.

    Setelah lulus, kamu akan ditempatkan di Kementerian terkait yang merekrut kamu menjadi Taruna/ Taruni. Karena kepastian mendapat pekerjaan dan jabatan inilah yang membuat Poltekim selalu diminati banyak pelajar setiap tahun.

    Pada tahun 2020, Poltekim termasuk dalam 3 sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak setelah IPDN dan STIS. Setidaknya, sebanyak 10.553 lulusan SMA/MA mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian masuk Poltekim.

    Sementara itu, kuota formasi Poltekim pada tahun 2020 hanya 300 taruna/taruni. Ini artinya, kamu harus bersaing dengan 35 siswa lainnya untuk bisa mendapatkan kursi di Poltekim.

    Dengan persaingan yang sedemikian ketat, sebenarnya prospek kerja apa yang dimiliki oleh lulusan Poltekim?

    Lulusan Poltekim Kerja Apa?

    Setelah lulus dari Politeknik Imigrasi, Taruna dan Taruni akan menjadi calon ASN di Kementerian Hukum dan HAM dan akan menyandang jabatan Analis Keimigrasian.

    Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Pertama adalah jabatan terendah dari kategori keahlian Analis Keimigrasian. 

    Bagi lulusan Poltekim yang sudah diwisuda, kamu akan mendapat Brevet Pejabat Imigrasi (PI). Selanjutnya, kamu bisa langsung mengikuti pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Pusat Pendidikan Reserse dan Kriminal Polri di Cisarua, Bogor.

    Menariknya, setelah lulus dari Poltekim kamu akan langsung menjadi PNS dan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi wilayah kerja Kemenkumham.

    Contohnya, kamu bisa bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi atau Kantor Imigrasi di daerah.

    Gelar yang akan kamu terima setelah lulus dari Poltekim adalah gelar Sarjana Terapan Imigrasi.

    Berapa Gaji Lulusan Poltekim?

    Lulusan Poltekim yang sudah PNS dan menempati jabatan Analis Keimigrasian Pertama akan menjabat sebagai PNS golongan III A dengan gaji pokok Rp 2.534.000.

    Gaji lulusan Poltekim termasuk tinggi, yaitu berada di urutan ke-2 setelah gaji lulusan STAN.

    Menurut Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 21 Tahun 2014 tentang Jabatan dan Kelas Jabatan di Lingkungan Kemenkumham, jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Pertama menempati jabatan ke-8 dengan besaran tunjangan mencapai Rp 3.930.000.

    Selain itu, kamu juga bakal menerima tunjangan kinerja mulai dari Rp 1.930.000 sampai Rp 27.570.000. Besaran gaji lulusan Poltekim juga bergantung pada jabatan dan masa kerja.

    Berapa Lama Sekolah Poltekim?

    Lama pendidikan di Poltekim sesuai dengan program kuliah Diploma IV yaitu 4 tahun atau setara S1.

    Ada 4 pilihan jurusan Poltekim yang bisa kamu pilih, yaitu:

    • Hukum Keimigrasian (D4)
    • Administrasi Keimigrasian (D4)
    • Manajemen Teknologi Keimigrasian (D4)
    • Keimigrasian (D3)

    Cara Gampang Masuk Poltekim

    Persaingan ketat masuk Poltekim bukan halangan kalau kamu mempersiapkan diri dengan baik dan rajin berlatih soal-soal ujian masuk dan tes yang diujikan.

    Untuk meningkatkan peluang kamu diterima di Poltekim, Bimbel Poltekim dari Patriot Muda memberikan pelatihan khusus buat kamu yang ingin kuliah di perguruan tinggi kedinasan, bergaransi!

  • Poltekip: Pahami Ini Sebelum Kamu Daftar!

    Poltekip adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan ini mencetak Taruna/ Taruni di bidang Ilmu Pemasyarakatan yang siap mengemban jabatan dan tugas fungsional di Kemenkumham.

    Sekolah kedinasan memang jadi impian setiap siswa/ siswi SMA/MA yang ingin segera mandiri dan mendapat karier sesuai pendidikan, tanpa repot melamar ke berbagai perusahaan dan instansi.

    Sekolah kedinasan seperti Poltekip adalah lembaga pendidikan yang dikelola oleh pemerintah. Oleh sebab itulah kuliah di Poltekip gratis dan kadang malah mendapat uang saku. Selain itu, ada juga asrama Taruna/ Taruni dan asrama dosen/ karyawan yang bisa ditempati tanpa biaya tambahan.

    Fasilitas lengkap, kuliah gratis, dan lulus langsung menjadi PNS. Siapa yang nggak mau?

    Tak heran kalau pendaftar Poltekip di tahun 2020 mencapai 9.000 orang lebih. Oleh sebab itu, sekolah kedinasan ini termasuk dalam sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak ke-lima. Padahal, kuota Poltekip hanya 300 orang Taruna/Taruni.

    Kamu harus bersaing dengan 30 orang siswa/siswi dari SMA/MA seluruh Indonesia untuk mendapatkan satu kursi Poltekip. Wah, susah, ya?

    Dibalik kenyamanan kuliah di Poltekip dan prospek karir yang cerah ke depan, ada rentetan perjuangan di baliknya. Supaya kamu lebih siap menghadapi Poltekip sebagai sekolah kedinasan pilihan kamu, simak dulu penjelasan berikut ini.

    #1. Kecerdasan di Atas Rata-rata

    Poltekip menerapkan seleksi administrasi yang mewajibkan kamu untuk menyertakan ijazah asli. Kalau kamu belum menerima ijazah, kamu bisa menyertakan surat keterangan lulus dan transkrip nilai.

    Memang, sekolah kedinasan menetapkan batas minimal tertentu sebagai tolok ukur prestasi dan kecerdasan calon pendaftar. Setelah kamu memenuhi syarat nilai minimal, barulah kamu bisa mengikuti tes selanjutnya.

    Ini bertujuan agar sekolah kedinasan hanya menyeleksi putra-putri bangsa terbaik yang pantas mendapat pendidikan dari negara.

    Selama mengikuti masa pendidikan di Poltekip, indeks prestasi kamu harus bisa melebihi batas minimal. Kalau indeks kamu kurang, kamu akan mendapat kebijakan tertentu.

    Kebijakan ini bisa bervariasi. Mulai dari mengulang tingkat hingga resiko dikeluarkan dari kampus. Nah, agar kuliah kamu nggak selesai di tengah jalan, kamu harus rajin-rajin belajar supaya bisa lulus.

    #2. Poltekip Berbasis Semi Militer

    Seperti sekolah kedinasan lainnya yang juga merupakan lembaga pendidikan pemerintah, Poltekip memiliki sistem pendidikan semi militer. Ini untuk membentuk kedisiplinan kamu sebagai calon pemangku tugas negara.

    Memang, suasana semi militer di Poltekip tidak seekstrim sekolah kedinasan lainnya. Tapi, suasana inilah yang akan kamu dapat ketika menempuh pendidikan di Poltekip.

    Kamu dituntut untuk bisa mengikuti peraturan, disiplin waktu, dan mengenakan seragam. Tujuannya, agar kamu tidak kesulitan ketika sudah bekerja di UPT Kemenkumham.

    Kenyataannya, banyak Taruna/ Taruni Poltekip yang keberatan dengan sistem pendidikan semi militer dan memilih keluar karena tidak cocok dengan peraturan-peraturan ketat Poltekip.

    Pendidikan di lembaga pemerintahan memang ketat dan kurang memberikan kebebasan untuk berekspresi.

     

    #3. Ikatan Dinas

    Sesuai namanya, Poltekip adalah sekolah kedinasan yang memiliki ikatan dinas dengan Kemenkumham. Secara otomatis, kamu akan langsung disalurkan ke UPT atau instansi terkait Kemenkumham untuk bekerja.

    Segera setelah kamu menyelesaikan studi, kamu diwajibkan untuk bekerja dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan perjanjian yang kamu tandatangani.

    Lamanya ikatan dinas ini bisa bervariasi, tergantung rumus yang digunakan. Sekolah kedinasan lain ada yang menggunakan 3n, 3n+1, 2n+1, dan aturan lainnya sesuai perjanjian.

    Jika masa studi kamu perlu 4 tahun, maka ikatan dinas kamu berlangsung selama 9 tahun jika menggunakan rumus 2n+1.

    Tentunya, kamu tidak bisa memilih kota atau daerah kamu ditempatkan. Bisa jadi, kamu ditempatkan di pusat pemerintahan di Jawa. Bisa juga kamu ditempatkan di daerah yang jauh seperti Sulawesi.

    Kalau kamu menolak untuk menjalani ikatan dinas setelah lulus, maka kamu harus mengganti uang kuliah selama kamu menempuh studi. Kalau kamu ingin lanjut kuliah S2, S3 atau lanjut kuliah ke luar negeri, kamu harus siap mengorbankan salah satunya.

    #4. Jenjang Karir Pasti

    Lulusan Poltekip akan langsung ditempatkan di instansi dan UPT Kemenkumham. Karir dan jabatan yang akan kamu duduki pun sudah ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

    Setelah lulus, kamu akan mendapat gelar Ahli Madya Pemasyarakatan (A.Md.Pras) atau Sarjana Terapan Pemasyarakatan (S.Tr.Pras).

    Lalu, kamu harus bersedia ditempatkan di instansi Kemenkumham seperti:

    1. UPT Dirjen Pemasyarakatan
    2. UPT Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
    3. UPT Rumah Tahanan (Rutan)
    4. UPT Balai Pemasyarakatan
    5. UPT Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara

    Jenjang karir kamu pun jelas. Setelah masa kerja tertentu, kamu berkesempatan naik jabatan dan naik gaji. Asalkan kamu memiliki kompetensi dan tidak melanggar aturan, kamu bisa dengan mudah menduduki jabatan-jabatan strategis di Kemenkumham.

    Di sisi lain, pekerjaan sebagai PNS di Kemenkumham seputar itu-itu saja. Pekerjaan seperti ini cocok untuk kamu yang suka dengan rutinitas dan aturan. Tapi, kalau kamu berjiwa kreatif, bebas, dan penuh inspirasi, rasanya kurang cocok karena kamu hanya akan berkutat dengan hal yang sama setiap harinya.

    #5. Patuh Aturan

    Sekolah kedinasan mendidik lulusan yang disiplin, mandiri, dan cerdas dalam mengemban urusan pemerintahan dan tata negara. Oleh sebab itu, pendidikan semi militer diterapkan.

    Tujuannya agar kamu mematuhi aturan yang diterapkan di lapangan. Juga, agar kamu memiliki mental disiplin, jujur, dan berdedikasi agar kamu tidak melanggar hukum dan merugikan negara.

    Kuliah di Poltekip berarti kamu harus siap mengikuti semua peraturan yang ada. Ini karena ritme kerja kamu setelah lulus yang juga akan dipenuhi dengan aturan-aturan perundang-undangan.

    Masih Ingin Masuk Poltekip? Ikut Bimbel Aja!

    Nah, kalau setelah baca penjelasan di atas kamu masih tetap ingin masuk Poltekip, berarti kamu harus siap berjuang ekstra. Karena, nggak cuma kamu yang ingin masuk Poltekip.

    Syarat masuk Poltekip memang tergolong mudah, tapi persaingan kamu ketat sekali. Perbedaan nilai meskipun hanya 0,50 poin sangat berpengaruh.

    Kalau kamu benar-benar ingin kuliah di Poltekip, kamu harus siap ambil langkah ekstra dengan mengikuti bimbel Poltekip.

    Dengan mengikuti bimbel terpercaya, kesempatan kamu diterima di Poltekip lebih besar. Plus, kamu bisa konsultasi soal tips ujian masuk Poltekip dan persiapan-persiapan ekstra yang harus dilakukan.

    Tapi, jangan sembarang pilih bimbel sekolah kedinasan. Pilihlah bimbel yang sudah berhasil mencetak Taruna/Taruni yang diterima di Poltekip.

    Cek juga kredibilitas dan legalitas bimbel pilihan kamu agar tidak menyesal nantinya.

    Misalnya saja, kamu bisa memilih bimbel Poltekip Patriot Muda karena menyediakan bimbingan sampai lulus dan statistik kelulusan.

    Nah, masa depan kamu di Poltekip berawal dari keseriusan kamu dalam menaklukan ujian masuk dan mengalahkan 30 pendaftar lainnya.

  • (Poltekip) Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Sukses Masa Depan

    Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) banyak diminati oleh siswa SMA/MA yang akan segera lulus karena memiliki prospek kerja ikatan dinas dan pengangkatan CPNS setelah lulus. Biaya kuliah gratis dan asrama yang disediakan juga menjadi daya tarik tersendiri.

    Menempuh ujian masuk Politeknik Ilmu Pemasyarakatn (Poltekip) memerlukan semangat, dedikasi, dan usaha ekstraKamu akan segera lulus SMA/ MA tahun ini? Kalau iya, pertimbangkan untuk mendaftar masuk ke Politeknik Ilmu Pemasyarakatan atau Poltekip.

    Kenapa?

    Seperti lulusan sekolah kedinasan lainnya, lulusan Poltekip akan langsung mendapat pekerjaan dengan gaji terjamin. Ini karena adanya ikatan dinas antara Poltekip dengan kementerian yang menaunginya.

    Poltekip berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM RI. Setelah menyelesaikan program Diploma atau Sarjana, kamu akan langsung ditempatkan di instansi yang berkaitan dengan Kemenkumham.

    Jenjang karir kamu sebagai pegawai kementerian tentunya jelas, terstruktur, bisa diukur, dan juga pasti.

    Bayangkan saja, Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan mengalami PHK jika ekonomi memburuk. Jadwal kerja PNS pun relatif stabil dan reguler. Selain itu, kamu juga berkesempatan untuk keliling Indonesia karena tugas.

    Bekerja sebagai PNS di Kemenkumham memang idaman sebagian pencari kerja. Selain gaji, tunjangan, dan uang pensiun yang besar, bekerja sebagai PNS juga memberikan prestige tersendiri.

    Tak heran kalau banyak lulusan SMA/ MA/ SMK atau bahkan lulusan universitas terkenal yang ingin menjadi PNS.

    Nah, salah satu cara untuk bisa bekerja di Kemenkumham adalah dengan mengikuti pendidikan yang diselenggarakan oleh kementerian tersebut. Salah satunya dengan menempuh gelar akademik di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).

    Memang, tidak mudah untuk bisa lulus ujian masuk Poltekip dan menempuh pendidikan di sekolah kedinasan. Perlu usaha ekstra agar bisa mendapat kursi calon Taruna/Taruni (catar) di Kemenkumham.

    Tapi, bukan berarti cita-cita kamu mustahil. Meski saingan kamu datang dari 34 provinsi di Indonesia, masih ada jalan kalau kamu memang serius ingin berkarir di Kemenkumham.

    Apa itu Politektik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)?

    Poltekip adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Poltekip dulunya bernama AKIP atau Akademi Ilmu Pemasyarakatan dan didirikan pada tahun 1964.

    Sekolah kedinasan ini diharapkan bisa mencetak SDM berkualitas yang akan bekerja di pemerintahan dan memangku jabatan-jabatan fungsional dan strategis di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI.

    Gelar Lulusan Poltekip

    Lulusan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang telah selesai menempuh program DIploma III akan mendapat gelar Ahli Madya Pemasyarakatan (A.Md.P.)

    Sedangkan lulusan Poltekip yang menyelesaikan program Sarjana (Strata I) mendapat gelar Sarjana Terapan Pemasyarakatan (S.Tr.Pras.).

    Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI nomor 27 tahun 2017 tentang Statuta Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.

    Setelah menerima gelar tersebut, kamu harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja Kemenkumham baik di dalam maupun luar negeri.

    Lulusan Poltekip Jadi Apa?

    Alumni Poltekip akan ditempat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh wilayah NKRI. UPT tersebut meliputi:

    • UPT Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
    • UPT Lembaga Pemasyarakatan
    • UPT Rutan
    • UPT Balai Pemasyarakatan
    • UPT Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara

    Setelah menyelesaikan studi, kamu akan mendapat SK pengangkatan sebagai PNS yang bekerja di wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

    Asalkan kamu menjadi PNS yang bersih dan bebas KKN, kamu bisa naik pangkat dan menduduki jabatan-jabatan strategis di Kementerian. Dengan dedikasi dan kompetisi yang mumpuni, tak perlu waktu lama agar kamu bisa mendapat promosi jabatan.

    Program Studi Poltekip

    Pada tahun 2020, Poltekip membuka pendaftaran untuk tiga program studi Diploma IV atau setara Sarjana. Jurusan di Poltekip antara lain:

    • Program Studi Manajemen Pemasyarakatan (D4)
    • Program Studi Teknik Pemasyarakatan (D4)
    • Program Studi Bimbngan Pemasyarakatan (D4)

    Gaji Lulusan Poltekip

    Lulusan Poltekip menerima gaji sesuai dengan golongan PNS dan lamanya masa kerja. Untuk PNS golongan IIIA lulusan Poltekip, kamu bisa menerima gaji pokok sebesar Rp 3.590.000.

    Gaji di atas belum termasuk tunjangan yang tentunya akan semakin tinggi, tergantung wilayah kamu ditempatkan.

    Syarat Masuk Poltekip

    Nah, setelah mengetahui prospek lulusan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, sekarang kamu bisa mempelajari syarat masuk yang diperlukan berikut ini:

    Syarat Fisik

    1. Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 27 tahun
    2. Untuk pendaftar pegawai Kemenkumham, usia tidak lebih dari 25 tahun
    3. Tinggi badan pria minimal 165 cm dan wanita minimal 158 cm.
    4. Berbadan sehat
    5. Tidak cacat fisik maupun mental
    6. Bebas HIV/AIDS
    7. Bebas Narkoba
    8. Tidak berkacamata atau menggunakan softlens.
    9. Tidak tuli
    10. Tidak buta warna
    11. Belum menikah
    12. Sanggup tidak menikah selama menempuh pendidikan di Poltekip

    Syarat Administrasi

    1. Surat lamaran dengan materai Rp 6.000 yang ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta, ditandatangani dengan pea tinta hitam.
    2. e-KTP/ KTP/ Surat Keterangan telah melakukan perekaman e-KTP
    3. Ijazah (asli)
    4. Akta lahir/ Surat Keterangan Lahir (asli)
    5. Surat Keterangan Belum Menikah yang ditandatangani oleh Lurah atau Kepada Desa domisili kamu (asli)
    6. Pas foto dengan latar belakang merah
    7. Surat pernyataan yang terdiri dari 6 poin berikut ini:
      1. Sanggup menaati perjanjian ikatan dinas dengan Kemenkumham.
      2. Sanggup mengganti seluruh biaya pendidikan Poltekip apabila mengundurkan diri.
      3. Bersedia ditempatkan di UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia setelah lulus.
      4. Sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Imigrasi.
      5. Tidak terikat dengan instansi pemerintah lain atau swasta.
      6. Tidak mengkonsumsi dan/atau menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya.

    Pendaftar Poltekip juga harus menyatakan tidak pernah putus studi atau dropped out (DO) dari Poltekip, Poltekim, dan atau sekolah kedinasan atau PTK lainnya.

    Khusus untuk pelamar lulusan tahun yang sama, ijazah asli bisa digantikan dengan Surat Keterangan Lulus.

    Setelah dinyatakan diterima, kamu akan diminta untuk mengisi formulir penyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya.

    Tes Seleksi Masuk

    Poltekip mengadakan 3 tahap tes dan seleksi yang meliputi:

    1. Seleksi Administrasi
    2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    3. Seleksi Lanjutan:
      1. Seleksi Kesehatan
      2. Seleksi Kesamaptaan
      3. Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes
      4. Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan (WPFK)

    Kapan Pembukaan Pendaftaran Poltekip?

    Pendaftaran Poltekip dibuka bersamaan dengan pendaftaran sekolah kedinasan lainnya, yaitu sekitar bulan Juni sampai Juli setiap tahun dan diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Persiapkan syarat administrasi lebih awal dan usahakan untuk mendaftar online sejak awal pendaftaran di buka. Karena banyaknya pendaftar lain yang mengakses laman pendaftaran Poltekip, tak jarang laman tersebut gagal diakses.

    Jika kamu mempersiapkan diri lebih awal, kamu memiliki waktu lebih untuk terus mencoba mendaftar hingga berhasil.

    Serius Ingin Masuk Poltekip? Ini Rahasianya

    Jumlah pendaftar Poltekip tahun 2020 mencapai 9.025 orang dan termasuk dalam 5 sekolah kedinasan paling diminati. Dengan kuota penerimaan hanya berjumlah 300 orang, kamu harus mengungguli 30 siswa lain agar bisa diterima menjadi Taruna/ Taruni Kemenkumham.

    Sayang sekali kalau kamu gagal masuk tahun ini karena persiapan yang kurang matang, informasi yang kurang lengkap, atau karena kalah saing. Kamu harus menunggu tahun depan untuk masuk.

    Kalau kamu serius ingin masuk Poltekip, maka kamu harus siap mengambil langkah ekstra agar lebih unggul dari pendaftar lainnya.

    Bimbel Poltekip mempersiapkan mental dan fisik kamu untuk masuk sekolah kedinasan seperti Poltekip. Bimbel Sekolah Kedinasan juga memberi bekal pengetahuan untuk lulus tes masuk.

    Pilih bimbel yang sudah teruji dengan alumni yang berhasil lulus diterima Poltekip dan menjadi Taruna. Pastikan bimbel Poltekip pilihan kamu bersedia memberikan garansi kelulusan.

    Tanpa mengikuti bimbel, sulit untuk menembus persaingan dengan sekali mengikuti ujian masuk. Seringnya, kamu harus mengulang lagi tahun depan setelah mendapat informasi yang lebih lengkap, tepat, dan pengalaman.

    Bimbel Poltekip adalah cara singkat kamu untuk bisa diterima di Poltekip, dan membangun tangga sukses karir kamu di Kemenkumham tahun ini.

    Sekarang saatnya ambil langkah ekstra untuk menjamin masa depan karir dan pekerjaan kamu.

  • Poltekim: Syarat Masuk Sekolah Kedinasan Imigrasi

    Poltekim diminati oleh ribuan lulusan SMA/MA sederajat yang menginginkan karir cemerlang dengan masa depan terjamin. Oleh sebab inilah persaingan dan syarat masuk sekolah kedinasan Imigrasi termasuk ketat.

    Syarat-Masuk-Sekolah-Kedinasan-Imigrasi
    Dengan memahami syarat masuk sekolah kedinasan seperti Poltekim, kesempatan kamu diterima jadi lebih besar

    Siapa yang tidak ingin memiliki masa depan cerah dan terjamin?

    Coba bayangkan, setelah lulus menempuh pendidikan Diploma atau Sarjana, kamu langsung mendapat pekerjaan dengan gaji terjamin.

    Jenjang karir kamu pun jelas, lengkap dengan jadwal kerja yang relatif stabil, plus berkesempatan untuk jalan-jalan ke luar negeri gratis!

    Resiko dipecat atau diberhentikan pun kecil selama kamu tidak bersinggungan dengan hukum, menyebabkan skandal di institusi kamu bekerja, atau melakukan hal apapun yang bertentangan dengan norma sosial dan adat.

    Nyamannya bekerja di institusi pemerintah sebagai PNS memang idaman sebagian besar lulusan SMA/MA atau bahkan lulusan universitas-universitas terkenal.

    Dengan bekerja di bawah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, kamu bisa dibilang jadi sosok idaman mertua.

    Tapi, jalan menuju karir impian di Kemenkumham tentu cukup terjal. Bahkan, beberapa siswa SMA/MA harus menuai kegagalan karena persiapan yang kurang matang dan kursi catar yang terbatas.

    Kalau impian kamu adalah bekerja di institusi Keimigrasian Republik Indonesia, kamu berada di tempat yang tepat.

    Artikel ini akan membahas syarat masuk sekolah kedinasan Imigrasi atau Poltekim, agar mempermudah jalan kamu menjadi catar Kemenkumham.

    Apa itu Poltekim?

    Poltekim (Politeknik Imigrasi) adalah perguruan tinggi kedinasan (PTK) yang berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM RI yang didirikan pada tahun 1862 dengan nama Akademi Imigrasi.

    Pada tahun 2000, Akademi Imigrasi berubah nama menjadi Politeknik Imigrasi dan bertujuan mencetak lulusan yang mampu memangku jabatan fungsional penting di lingkungan DIrektorat Jenderal Imigrasi dan Kemenkumham.

    Poltekim Lulus Jadi Apa?

    Lulusan dan alumni Poltekim diharapkan mampu memangku jabatan penting dan strategis di lingkungan Ditjen Imigrasi dan Kemenkumham.

    Lulusan Poltekim akan langsung diangkat menjadi PNS golongan III A. Gaji yang diterima tergantung wilayah kamu ditempatkan.

    Namun, tunjangan yang diterima PNS golongan III cukup tinggi. Apalagi kalau kamu bersedia mengikuti pendidikan lanjutan. Misalnya, kamu bisa mengikuti pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Cisarua, Bogor.

    Catar Kemenkumham, Tangga Raih Cita-Cita

    Politeknik-Imigrasi-Poltekim
    Menggunakan bimbel Poltekim bisa memperbesar kemungkinan kamu diterima

    Posisi Calon Taruna/ Taruni atau catar Kemenkumham tidak bisa diperoleh dengan santai. Ada proses panjang dan berliku yang harus kamu ikuti.

    Tapi, setelah kamu lolos seleksi masuk Poltekim dan menjalani serangkaian tes yang diujikan, maka kamu sudah lebih dekat untuk meraih cita-cita kamu.

    Sebagai catar Kemenkumham, kamu harus mengikuti psikotes Poltekim dan lulus dengan hasil yang disyaratkan. Tapi, asalkan persiapan kamu matang dan sering berlatih soal-soal ujian masuk dan psikotes Poltekim, kamu tidak akan menemui masalah berarti.

    Supaya persiapan kamu lebih lengkap, pelajari syarat masuk Poltekim di bawah ini.

    Syarat Masuk Poltekim

    Pada tahun 2020, syarat catar Kemenkumhan terdiri dari 2 syarat utama. Yaitu syarat fisik dan syarat administrasi.

    Berdasarkan dokumen yang diterbitkan oleh Kementeriam Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, berikut ini adalah syarat masuk Poltekim.

    Syarat Fisik Masuk Poltekim

    1. Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 27 tahun
    2. Untuk pendaftar pegawai Kemenkumham, syarat usia tidak lebih dari 25 tahun.
    3. Tinggi badan pria minimal 165 cm dan wanita minimal 158 cm.
    4. Berbadan sehat
    5. Tidak memiliki cacat fisik maupun mental
    6. Bebas HIV AIDS
    7. Bebas Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba)
    8. Tidak berkacamata atau menggunakan softlens.
    9. Tidak tuli
    10. Tidak buta warna
    11. Belum menikah
    12. Sanggup tidak menikah selama menempuh pendidikan di Poltekim

    Syarat Administrasi

    1. Surat lamaran dengan materai Rp 6.000 yang ditujukan pada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta, yang kamu tandatangani dengan pena warna hitam.
    2. e-KTP/ KTP/ Surat Keterangan telah melakukan perekaman e-KTP
    3. Ijazah SMA/MA asli
    4. Akta lahir/ Surat Keterangan Lahir
    5. Surat Keterangan Belum Menikah yang ditandatangani oleh Lurah atau Kepada Desa domisili kamu
    6. Pas foto dengan latar belakang biru
    7. Surat pernyataan yang terdiri dari 6 poin berikut ini:
      1. Sanggup menaati perjanjian ikatan dinas dengan Kemenkumham.
      2. Sanggup mengganti seluruh biaya pendidikan Poltekim apabila mengundurkan diri.
      3. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah lulus.
      4. Sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Imigrasi.
      5. Tidak terikat dengan instansi pemerintah lain atau swasta.
      6. Tidak mengkonsumsi dan/atau menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya.

    Setelahnya, tanda tangani surat pernyataan 6 poin di atas dengan pena hitam dan materai Rp 6.000.

    Khusus untuk pelamar lulusan tahun yang sama, ijazah asli bisa digantikan dengan Surat Keterangan Lulus.

    Syarat Tambahan

    Seperti sekolah kedinasan lainnya, Poltekim mewajibkan kamu untuk membuat surat pernyataan bersedia untuk ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di seluruh wilayah kerja Kemenkumham baik di dalam negeri maupun luar negeri.

    Tes Masuk Poltekim

    Setelah lolos 2 syarat tersebut, kamu harus melewati 3 tahapan seleksi berikut ini:

    1. Seleksi Administrasi
    2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    3. Seleksi Lanjutan:
      1. Seleksi Kesehatan
      2. Seleksi Kesamaptaan
      3. Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes
      4. Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan (WPFK)

    Biaya Masuk Politeknik Imigrasi (Poltekim)

    Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) seperti Politeknik Imigrasi (Poltekim) tidak menetapkan biaya masuk selain biaya tes kesehatan sebesar RP 50.000.

    Taruna Politeknik Imigrasi mendapat asrama gratis dan biaya kuliah yang ditanggung oleh APBN.

    Selama kamu mengikuti peraturan Poltekim dan menyelesaikan pendidikan tanpa masalah, kamu bisa lulus dari Poltekim tanpa perlu mengeluarkan uang.

    Tapi, kalau kamu terlibat hal-hal yang dilarang oleh hukum atau melanggar peraturan Poltekim hingga menyebabkan drop out, kamu akan diminta untuk mengembalikan uang pendidikan yang telah negara keluarkan untuk membiayai kuliah kamu di Poltekim.

    Begitu pula ketika kamu mengundurkan diri selama masa pendidikan, atau lulus tapi menolak ikatan dinas. Keduanya menjadi sebab kamu diminta untuk mengembalikan biaya pendidikan.

    Jadi, setelah kamu diterima di Poltekim, pastikan kamu menempuh pendidikan sebaik mungkin dan menjauhkan diri dari hal-hal bermasalah yang akan mempengaruhi karir kamu ke depan.

    Jurusan di Akademi Imigrasi

    Politeknik Imigrasi memiliki 4 pilihan jurusan yang bisa kamu pilih, yaitu:

    • Hukum Keimigrasian (D4)
    • Administrasi Keimigrasian (D4)
    • Manajemen Teknologi Keimigrasian (D4)
    • Keimigrasian (D3)

    Enaknya Sekolah Dinas Imigrasi

    Ada beberapa hal yang bisa kamu nikmati kalau memilih untuk sekolah di perguruan tinggi kedinasan Poltekim:

    1. Biaya kuliah gratis
      Biaya kuliah di Poltekim ditanggung oleh APBN, sehingga kamu dan orang tua tidak perlu pusing bayar SPP, uang gedung, iuran, atau bahkan biaya kos.
    2. Dapat uang saku
      Kamu bisa dapat uang saku selama kuliah di Poltekim, meskipun besaran dan lamanya kamu mendapat uang saku bisa berbeda-beda tergantung PTK yang kamu pilih.
    3. Asrama mahasiswa
      Kamu tidak perlu repot mencari tempat kos atau rumah tinggal karena Poltekim menyediakan asrama untuk mahasiswa dan dosen.
    4. Pinjaman buku pelajaran
      Kamu juga tidak perlu pusing mencari buku materi atau repot mengumpulkan uang untuk membeli buku kuliah yang harganya bisa mencapai ratusan ribu. Poltekim menyediakan perpustakaan lengkap yang bukunya bisa kamu pinjam. Tak jarang, kakak tingkat banyak yang bersedia memberikan buku mereka pada adik tingkat yang masih menempuh perkuliahan.
    5. Lulus kuliah langsung kerja
      Setelah lulus, sebagian besar lulusan sekolah kedinasan akan menjadi CPNS sebelum diangkat menjadi PNS. Khusus lulusan Poltekim, kamu bisa langsung menjadi PNS Golongan III A dan mengemban ikatan dinas.

    Bimbel Poltekim

    Dengan persaingan dan syarat masuk Poltekim yang begitu ketat, kamu harus mengambil langkah ekstra agar kesempatan kamu diterima lebih besar. Bimbel Poltekim termasuk pilihan yang harus kamu ambil jika memang ingin memulai karir di Kementerian Imigrasi.

    Mengikuti Bimbel Masuk Politeknik Imigrasi bisa memberi kamu pengalaman dan pengetahuan lebih tentang ujian masuk Poltekim, materi yang akan diujikan, serta informasi-informasi terbaru seputar ujian masuk Poltekim.

    Pilih Bimbel Poltekim terpercaya yang direkomendasikan oleh orang-orang terpercaya, juga bimbel yang sudah meluluskan banyak Taruna.

    Patriot Muda menawarkan Bimbel Poltekim bergaransi khusus untuk kamu.

     

  • Poltekim & Poltekip : Rahasia Taklukan Ujian Masuk

    Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) adalah sekolah kedinasan yang berada di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Keduanya menerima Calon Taruna/ Taruni (catar) setiap tahun.

    Setiap tahun, Poltekim dan Poltekip menyelenggarakan ujian masuk yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di bawah pengawasan Kemenkumham.

    Kuota pendaftaran Poltekim dan Poltekip tahun 2020 sebanyak 600 Taruna/Taruni yang terbagi menjadi 300 peserta didik baru di Poltekim dan 300 peserta didik di Poltekip.

    Gelar Lulusan Poltekim dan Poltekip

    Lulusan Poltekim menerima gelar Sarjana Terapan Keimigrasian (S.Tr.Im.) sedangkan lulusan Poltekip menerima gelar Sarjana Terapan Pemasyarakatan (S.Tr.Pras.).

    Hal ini sesuai dengan Permenkumham nomor 27 tahun 2017 tentang Statuta Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Permenkumham nomor 14 tahun 2017 tentang Statuta Politeknik Imigrasi.

    Setelah menempuh pendidikan DIploma IV selama 4 tahun yang setara dengan Sarjana (S1), kamu berhak mendapatkan gelar-gelar tersebut.

    Sementara untuk program studi Diploma III, lulusan Poltekip akan mendapat gelar Ahli Madya Pemasyarakatan (A.Md.P.) dan lulusan Poltekim mendapat gelar Ahli Madya Keimigrasian (A.Md.Im.)

    Setelah menerima pengakuan gelar dan bukti kelulusan, kamu harus siap dan bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

    Lulusan Poltekim dan Poltekip Jadi Apa?

    Lulusan Poltekip akan ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti:

    • Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
    • Lembaga Pemasyarakatan
    • Rumah Tahanan Negara
    • Balai Pemasyarakatan
    • Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara

    Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak lulusan Poltekip yang menduduki jabatan strategis di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

    Kalau kamu memang berdedikasi dan memiliki kompetensi untuk naik jabatan, besar kemungkinan kamu bisa menduduki jabatan yang lebih tinggi.

    Lulusan Poltekim akan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan wilayah kerja Kementerian Hukum dan HAM RI. Tak jarang, kamu juga bakal ditempatkan di luar negeri.

    Selain itu, lulusan Poltekim dan Poltekip akan langsung diangkat menjadi PNS di wilayah Kementerian Hukum dan HAM. Kamu nggak perlu lagi antri daftar CPNS karena SK pengangkatan akan segera turun segera setelah kamu menyelesaikan pendidikan.

    Bagaimana Cara Masuk Poltekim dan Poltekip?

    Bimbel Poltekim
    Poltekim menyelenggaran ujian masuk dengan portal online dari laman BKN

    Nah, bagaimana cara masuk Poltekim dan Poltekip? Apa yang harus kamu persiapkan agar kemungkinan kamu diterima masuk semakin besar?

    Inilah cara masuk Poltekim dan Poltekip tahun 2020 lalu. Ingat bahwa metode pendaftaran dan penerimaan Calon Taruna/Taruni mungkin sedikit berbeda.

    Tata Cara Pendaftaran

    1. Kamu wajib mendaftar online melalui laman BKN dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
    2. Kalau kamu sudah diangkat sebagai PNS Kemenkumham, maka kamu harus mengunggah berkas lamaran dan tanda bukti pendaftaran online di laman Kemenkumham.
    3. Kamu hanya bisa memilih satu saja Sekolah Kedinasan yang ingin kamu ikuti. Kalau ada kesalahan, maka panitia pendaftaran terbebas dari tanggung jawab apapun.

    Tes Apa Saja untuk Masuk Poltekim dan Poltekip?

    Tahapan seleksi masuk Poltekim dan Poltekip meliputi tes berikut ini:

    1. Seleksi Administrasi
    2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    3. Seleksi Lanjutan yang meliputi:
      1. Seleksi Kesehatan
      2. Seleksi Kesamaptaan
      3. Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes
      4. Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan (WPFK)

    Rahasia Taklukan Ujian Masuk Poltekim dan Poltekip

    Jumlah pendaftar Poltekim tahun 2020 sebanyak 10.553 siswa sedangkan pendaftar Poltekip berjumlah 9.025 orang. Keduanya termasuk dalam 5 sekolah kedinasan dengan pendaftar tertinggi

    Dengan kuota masing-masing hanya 300 orang, kamu harus bersaing ketat untuk mendapatkan kursi catar Poltekim dan Poltekip.

    Untuk bisa menembus masuk Poltekim, kamu harus bersaing dengan 35 orang lainnya. Sedangkan Poltekip, saingan kamu minimal 30 siswa lain.

    Dengan tes yang panjang dan persaingan ketat, kamu harus siap fisik dan mental untuk menjalani seleksi satu per satu.

    Tapi, ada satu rahasia untuk taklukan ujian masuk Poltekim maupun Poltekip.

    Yaitu dengan mengikuti bimbel Poltekim dan bimbel Poltekip.

    Bimbingan belajar sekolah kedinasan mempersiapkan mental, fisik, dan pengetahuan kamu untuk masuk Poltekim dan Poltekip. Dengan mengikuti bimbel, kamu menjalani hari-hari ketat untuk ujian masuk sekolah kedinasan.

    Siswa-siswi pendaftar yang lolos ujian masuk sekolah kedinasan umumnya mengikuti bimbel karena masa depan mereka bergantung pada kursi yang mereka dapatkan di Poltekim dan Poltekip.

    Pastikan kamu memilih bimbel yang terpercaya dan direkomendasikan oleh orang-orang yang memang berkecimpung langsung di dunia pendidikan, khususnya yang menguasai aturan dan syarat ujian masuk.

    Periksa, apakah bimbel yang akan kamu ikuti pernah meluluskan catar di ujian masuk. Kalau iya, berapa tingkat kesuksesannya? Jangan malu untuk menanyakan apakah ada garansi jika menigkuti bimbel.

    Kalau kamu memilih untuk ikut ujian masuk Poltekim atau Poltekip tanpa bimbel, kamu harus rajin-rajin mencari informasi sendiri, aktif bertanya di forum dan cari kenalan alumni sekolah kedinasan yang kamu tuju.

    Karena tanpa persiapan apa-apa, kamu bisa saja kalah di ujian masuk dan ini tentu mempengaruhi masa depan kamu.

    Tanya Jawab (FAQ)

    Apakah Lulusan Poltekim dan Poltekip Langsung Kerja?

    Tidak hanya langsung kerja, lulusan Poltekim dan Poltekim langsung mendapatkan SK pengangkatan PNS dan ditempatkan di wilayah kerja Kemenkumham RI baik di dalam maupun luar negeri.

    Berapa Gaji Lulusan Poltekim dan Poltekip?

    Lulusan Poltekim menerima gaji sesuai dengan golongan PNS dan masa kerja. Alumni Poltekim umumnya menjabat sebagai PNS golongan III A dengan gaji pokok sebesar RP 3.590.000.

    Gaji ini belum termasuk tunjangan yang bervariasi. Tunjangan PNS lulusan Poltekim bisa berkisar antara Rp 1.900.000 sampai Rp 27.570.000.

    Lulusan Poltekip juga menerima gaji sesuai dengan masa kerja dan golongan. Dengan masa studi 4 tahun Diploma IV, lulusan Poltekip menerima gaji pokok setara PNS golongan IIIA dan tunjangan lainnya.

    Kapan Pendaftaran Poltekim dan Poltekip Dibuka?

    Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenkumham membuka pendaftaran sekolah kedinasan sekitar bulan Juni sampai Juli setiap tahunnya.

    Persiapkan syarat administrasi kamu dengan lengkap dan mendaftarlah di awal pembukaan. Karena banyaknya peserta lain yang mengakses laman pendaftaran, seringkali laman tersebut lambat dan gagal diakses.

    Akan lebih baik kalau kamu berusaha mendaftar lebih awal, agar ketika proses pendaftaran online kamu gagal, kamu bisa mencoba hari berikutnya.

    Apa Saja Sekolah Kedinasan Lainnya?

    Setidaknya, ada 15 sekolah kedinasan yang bisa kamu pilih. Kalau kamu tidak berminat mengikuti ujian masuk Poltekip atau Poltekip, masih ada 13 perguruan tinggi kedinasan (PTK) lainnya yang bisa kamu pilih.

    Berikut ini adalah daftar sekolah kedinasan lainnya berdasarkan tingkat kepopuleran dan tingkat persaingan ujian masuk.

    1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
    2. Politeknik Statistika (STIS)
    3. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
    4. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
    5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD
    6. Sekolah Tinggi Intelijen Negara
    7. Politeknik Siber dan Sandi Negara
    8. Politeknik Perkeretaapian Indonesia
    9. Politeknik Penerbangan Indonesia
    10. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)
    11. Poltrans-SDP
    12. Politeknik Penerbangan (Poltekbang)
    13. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada)
    14. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP)
    15. Politeknik Pelayaran (Poltekpel)
  • Syarat, Biaya, Test & Tips Pendaftaran AKPOL 2021

    AKPOL atau akademi kepolisian merupakan salah satu jalur perekrutan anggota kepolisian yang banyak dinantikan anak-anak mudah yang dinamis untuk mengabdikan diri mereka pada negara. Karier kepolisian yang terjamin menjadi salah satu alasan banyak anak muda yang selalu menunggu pendaftaran AKPOL dibuka.

    Untuk bisa masuk ke akademi kepolisian, ada serangkaian proses yang harus diikuti oleh setiap anak yang ingin masuk ke akademi kepolisian. Tidak sedikit orang tua yang rela memasukkan anaknya ke lembaga kursus khusus AKPOL dengan biaya besar agar anak-anak mereka diterima di AKPOL.

    Syarat dan Berkas Pendaftaran AKPOL

    Untuk bisa masuk ke akademi kepolisian atau AKPOL, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon siswa AKPOL sebagai mana dilansir dari halaman akpol.ac.id. Syarat ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu syarat umum dan syarat khusus. Semua syarat ini harus dipenuhi dengan baik jika ingin lulus dan diterima sebagai siswa AKPOL.

    A. Syarat Umum Pendaftaran AKPOL

    Syarat pertama yang harus dipenuhi saat akan masuk AKPOL adalah syarat-syarat umum. Beberapa persyaratan umum yang berlaku bagi semua peserta AKPOL diantaranya adalah:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Jenis kelamin pria atau wanita
    • Beragama setia kepada NKRI dengan memegang teguh undang-undang 1945 dan Pancasila
    • Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan lampiran hasil tes dari lembaga kesehatan
    • Berusia minimal 18 tahun ketika dilantik sebagai anggota POLRI
    • Berkelakuan baik dan tidak pernah berurusan dengan hukum dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan kepolisian (SKCK)
    • Berwibawa, jujur, adil dan tidak memiliki sifat tercela
    • Lulus pendidikan dan pelatihan dari akademi kepolisian

    B. Syarat Khusus Pendaftaran AKPOL

    Selain ada beberapa syarat umum yang harus  dipenuhi, juga ada beberapa syarat khusus yang juga harus ada terkait dengan berkas pendaftaran dan lainnya.

    • Tidak pernah jadi anggota TNI atau POLRI
    • Tidak pernah ikut pendidikan TNI atau POLRI
    • Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS)
    • Minimal lulusan SMA/MA jurusan IPA atau IPS bukan lulusan paket A, B dan C
    • Memiliki nilai rata-rata UN 60.00 (lulusan 2016-2019, selain itu akan ditentukan kemudian)
    • Anak SMA/MA wilayah Papua dan Papua Barat memiliki nilai rata-rata UN minimal 60.00 (lulusan 2016-2018), 55 (lulusan 2019) dan lulusan 2020 akan ditentukan kemudian
    • Anak lulusan SMA/MA 2020 yang masih kelas 12 wajib melampirkan nilai rapor semeter 1 dengan nilai rata-rata 70.00 dan menyerahkan nilai rata-rata UN setelah lulus
    • Siswa yang berusia <17 tahun nilai rata-rata UN minimal 75.00 dan paham bahasa Inggris dengan TOEFL 500
    • Bagi pelamar pernah ngulang kelas 12 tidak dapat ikut seleksi
    • Pelamar lulusan pesantren minimal rata-rata nilai Ujian Standar Nasional 70.00
    • Minimal berusia 16 tahun dan maksimal usia 21 tahun saat pembukaan pendidikan AKPOL
    • Minimal tinggi 165 Pria dan 163 wanita serta memiliki berat badan ideal
    • Belum pernah menikah ataupun hamil dan sanggup tidak menikah selama pendidikan
    • Tidak pernah bertato atau tindik kecuali atas ketentuan adat dan agama
    • Tidak pernah pakai narkoba
    • Tidak ikut serta dalam organisasi yang bertentangan dengan undang-undangan dan Pancasila
    • Tidak pernah melanggar norma adat, agama ataupun hukum
    • Membuat surat pernyataan perjanjian untuk tidak akan melakukan tindakan korupsi, kolusi, nepotisme ataupun sogok menyogok yang ditandatangani siswa bersangkutan dan diketahui orang tua wali serta bermaterai
    • Membuat seurat pernyataan kesanggupan akan tugas dinas kepolisian diatas materai dan diketahui orang tua wali
    • Membuat surat pernyataan diatas materai bahwa peserta tidak mendukung kegiatan organisasi yang bertentangan dengan hukum, undang-undangan dan Pancasila
    • Peserta lulusan luar negeri wajib memiliki surat dari Dikdasmen Kemdikbud
    • Memiliki KTP dan KK
    • Siap menjalani ikatan dinas pertama setelah diangkat menjadi perwira Polri
    • Mendapatkan restu orang tua wali
    • Tidak ada ikatan dinas dengan lembaga lain
    • Wajib melampirkan BPJS kesehatan

    Tes Fisik pendaftaran AKPOL

    Setelah ikut pendaftaran AKPOL peserta akan mengikuti beberapa uji tes fisik. Uji tes fisik ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kekuatan fisik calon Polri. Adapun serangkaian tes fisik yang diberikan saat daftar AKPOL diantaranya adalah:

    A. Latihan Lari 12 Menit

    Latihan tes fisik pertama yang dilakukan adalah lari selama 13 menit. Proses tes ini dilakukan di lapangan bola berukuran 400 meter.  Setiap peserta wajib lari mengelilingi lapangan tersebut sebanyak 6 putaran selama 12 menit untuk pria. Sedangkan wanita wajib keliling lapangan tersebut 5 putaran saja dengan durasi yang sama.

    B. Sit Up

    Gerakan olahraga untuk mengasah otot perut ini juga masuk ke dalam salah satu bentuk tes fisik untuk masuk AKPOL. Sit up ini dilakukan sebanyak 35 kali untuk pria dan 30 kali bagi wanita. Semua gerakan sit up tersebut dilakukan hanya dalam waktu 1 menit saja.

    C. Full Up dan Chinning

    Tes berikutnya adalah full atau bergantung ke tiang dan angkat badan keatas hingga dagu melewati tiang sebanyak 10 kali untuk pria. Sedangkan untuk wanita adalah dengan tes chining sebanyak 40 kali secara sempurna.

    D. Shutle Run

    Tes fisik ini bertujuan untuk mengukur akselerasi dan kelincahan peserta AKPOL. Gerakan ini dilakukan setiap peserta sebanyak 3 kali putaran dalam waktu 20 detik saja.

    E. Push Up

    Push up juga masuk sebagai salah satu tes fisik yang diberlakukan ketika masuk AKPOL. Tes ini dilakukan sebanyak 35 kali bagi pria dan 30 kali bagi wanita. Tes ini dilakukan hanya dalam waktu 1 menit saja.

    F. Renang

    Tes fisik terakhir yang diberlakukan dalam tes masuk AKPOl adalah renang. Renang yang diberlakukan dalam tes AKPOL ini adalah renang gaya bebas dengan jarak sepanjang 25 meter.

    Proses Seleksi Pendaftaran AKPOL

    Beragam jenis tes yang dilakukan dalam proses pendaftaran masuk AKPOL ini dilakukan melalui 2 proses seleksi yaitu seleksi tingkat daerah dan seleksi pusat. Adapun proses seleksi masuk AKPOL diantaranya adalah sebagai berikut:

    A. Proses seleksi pendaftaran AKPOL tingkat daerah

    Proses seleksi tingkat daerah meliputi beberapa tahapan seleksi, diantaranya:

    • Proses pemeriksaan syarat admininstrasi awal penilaian dilakukan secara kualitatif
    • Pemeriksaan kesehatan tingkat I
    • Pemeriksaan psikologi tahap I tertulis
    • Uji akademik meliputi pengetahuan umum, bahasa Indonesia, Matematika dan wawancara Kebangsaan
    • Pemeriksaan kesehatan tahan II (kualitatif)
    • Uji kesehatan jasmani dan renang
    • Pemeriksaan anthoropometri
    • Tes psikologi tahap II melalui wawancara
    • Pendalaman penelusuran mental kepribadian (PMK)
    • Pemeriksaan administrasi akhir
    • Sidang terbuka

    B. Proses seleksi pendaftaran AKPOL tingkat pusat

    Proses seleksi pendaftaran AKPOL tingkat pusat juga dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu:

    • Pemeriksaan administrasi
    • Pemeriksaan kesehatan
    • Tes psikologi wawancara
    • Pendalaman PMK (Penelusuran Mental Kepribadian)
    • Tes jasmani dan renang
    • Pemeriksaan anthoropometri metri
    • Tes akademik meliputi TPA dan bahasa Inggris menggunakan sistem CAT
    • Tes kemampuan manajerial
    • Pemeriksaan penampilan
    • Sidang terbuka kelulusan pusat

    Biaya Masuk Pendaftaran AKPOL

    Banyak diantara orang tua yang bertanya, “berapa biaya masuk ke AKPOL?”. Hal ini banyak ditanyakan oleh beberapa orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya untuk masuk akademi kepolisian.

    Berdasarkan hasil penelusuran langsung dari beberapa sumber terpercaya, bahwa ternyata masuk akademi kepolisian itu gratis alias tidak dipungut biaya. Secara tegas POLRI mengatakan hal ini ketika mereka melakukan sosialisasi ke berbagai lembaga dan instansi tertentu.

    Hingga saat ini, semua orang bisa mengikuti pendaftaran AKPOL sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk setiap tahapan seleksinya.

    Tips Agar Diterima di Pendaftaran AKPOL

    Masuk ke akademi kepolisian (AKPOL ) bukanlah perkara yang mudah dilakukan. Selain banyaknya syarat yang harus dipenuhi, pemahaman tentang proses seleksi dan recruitment anggota AKPOL juga sangat penting. Jika anda ingin diterima saat masuk AKPOL maka simak beberapa tips berikut ini:

    A. Siapkan syarat administrasi yang dibutuhkan

    Untuk masuk ke akademik kepolisian ada banyak syarat yang harus dipenuhi seperti diatas. Maka dari itu, langkah dan tahapan penting yang harus disiapkan sejak sekarang adalah berkas-berkas dan syarat lain yang dibutuhkan untuk pendaftaran. Pastikan semua syarat administrasi  sudah dipenuhi dengan baik dan lengkap.

    B. Latihan fisik sejak sekarang

    Selain berkas administrasi yang harus dipenuhi, saat pendaftaran juga ada tahapan tes fisik. Beberapa jenis tes fisik sudah disebutkan diatas, silahkan anda pelajari dan lakukan sejak sekarang agar anda bisa lebih siap saat melakukan pendaftaran AKPOL.

    C. Cari informasi seputar AKPOL

    Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, salah satu hal penting yang harus diperhatikan ketika masuk ke pendaftaran akademi kepolisian adalah dengan mencari berbagai informasi. Sebaiknya anda cari informasi terkait dengan proses reruitment dan materi yang diberikan di sana. Pelajari dan persiapkan dengan baik.

    D. Siapkan nilai akademik yang bagus

    Nilai akademik menjadi salah satu syarat penting yang harus diperhatikan. Seorang calon mahasiswa kepolisian, syarat utamanya adalah memiliki nilai rata-rata sesuai dengan standar yang ditentukan setiap tahunnya.

    E. Belajar tes psikologi

    Seorang anggota kepolisian harus memiliki psikologi yang bagus, sejak sekarang anda harus belajar untuk mengikuti beberapa tes psikologi. Dengan demikian maka saat menghadapi tes sesungguhnya anda sudah siap dan sudah terbiasa.

    F. Lakukan tes kesehatan

    Hanya calon mahasiswa yang memiliki kesehatan yang bagus yang akan diterima di akademi kepolisian. Maka dari itu, jaga kesehatan anda sejak sekarang dan lakukan beberapa akali tes kesehatan.

    G. Minta doa orang tua

    Ini yang paling penting, seorang mahasiswa kepolisian harus didukung penuh oleh orang tua. Bahkan dalam beberapa syarat berkas administrasi disebutkan harus diketahui oleh orang tua bersangkutan saat akan masuk AKPOL.

    H. Ikuti les privat

    Salah satu cara paling mudah dilakukan untuk masuk akademi kepolisian adalah dengan mengikuti les privat. Di tempat les AKPOL anda akan di tempat dan dibekali pemahaman tentang proses pendaftaran AKPOL. Bukan hanya itu, di sana anda juga akan diberikan materi sesuai dengan yang ada dalam setiap tahapan seleksinya.

    Jika anda ingin masuk akademi kepolisian dan mendapatkan jaminan garansi masuk AKPOL, patriotmuda.id siap membantu anda. Kami adalah lembaga bimbel AKPOL terbaik yang bersertifikat resmi dan memberikan garansi masuk AKPOL. Biaya kursus yang lebih murah dengan jaminan masuk AKPOL yang lebih pasti bisa jadi pilihan yang tepat untuk anda.

  • Bimbel IPDN Patriot Muda : Langkah Awal Karier PNS Kamu

    Kemungkinan kamu diterima di IPDN akan semakin besar jika kamu mengikuti bimbel IPDN atau bimbingan belajar khusus masuk IPDN yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga swasta.

    Mengikuti seleksi CPNS dengan harapan bisa memulai karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah harapan banyak orang.

    Setiap tahunnya, pendaftaran CPNS dibanjiri ratusan ribu orang yang berharap untuk mengubah nasib mereka dengan menjadi abdi negara.

    Impian untuk hidup terjamin sebagai PNS adalah alasan yang mendasari puluhan ribu orang ingin menjadi PNS, terlepas dari latar belakang yang mereka miliki.

    Faktanya, ada cara lebih mudah untuk menjadi CPNS atau PNS tanpa repot menunggu pendaftaran CPNS, ikut mengantri untuk daftar, dan memasukkan lamaran.

    Dengan mengikuti pendidikan sekolah tinggi kedinasan seperti IPDN, kamu bisa lulus dengan menyandang gelar Sarjana Sains Terapan dan PNS Penata Muda golongan IIIA.

    Tanpa perlu berdesak-desakan atau antri dengan calon pelamar CPNS lainnya, alumni IPDN akan langsung mendapatkan pekerjaan dan ditempatkan di instansi yang memiliki ikatan dinas dengan tempat atau daerah rekrut.

    Setelahnya, kamu hanya perlu bekerja maksimal dan meningkatkan performa kerja untuk naik jabatan dan menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan.

    Tentunya, tidak mudah untuk diterima oleh salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi ini. Oleh sebab itu, bimbel IPDN bertindak sebagai pembuka jalan untuk jaminan masa depan kamu berkarier sebagai PNS.

    Apa itu IPDN?

    IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah sekolah tinggi kedinasan (STK) yang berada di bawah naungan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia atau Kemendagri.

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004 untuk menggabungkan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri atau STPDN dengan Institut Ilmu Pemerintahan. Keduanya kini menyandang sebutan IPDN.

    Seperti STK yang berada di bawah naungan Kementrian lain, lulusan IPDN memiliki ikatan dinas dengan Kementerian terkait dan ditempatkan di instansi pemerintahan pusat atau daerah.

    Oleh sebab itu, syarat masuk IPDN adalah bersedia diangkat menjadi CPNS atau PNS dan ditugaskan atau ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.

    Mengapa IPDN diminati?

    Meskipun pada perjalanannya sempat menuai kontroversi, IPDN mulai berbenah diri dan sejak 2018 tidak ada lagi kasus kekerasan yang tercatat di PTK ini.

    Secara umum, perguruan tinggi kedinasan seperti IPDN diminati karena menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan perguruan tinggi negeri:

    1. Ikatan Dinas

    Lulusan IPDN tidak perlu repot melamar di banyak perusahaan atau instansi pemerintahan. Karena IPDN berada langsung di bawah naungan Kemendagri, praja IPDN tidak perlu khawatir dengan ketersediaan lapangan kerja.

    Dengan ikatan dinas, lulusan IPDN akan langsung diangkat menjadi CPNS atau PNS serta mendapat jabatan atau pangkat. Singkatnya, lulusan IPDN tidak perlu repot mencari kerja.

    2. Penugasan di Seluruh Wilayah Republik Indonesia

    Jangkauan wilayah kerja Kemendagri tersedia di seluruh wilayah NKRI bagi setiap lulusan IPDN. Prospek kerja yang luas mencakup seluruh wilayah pemerintah pusat dan daerah.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Kementerian Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2017 tentang penempatan lulusan IPDN, sebesar 15 persen lulusan akan ditempatkan di pemerintahan pusat, 35 persen di kawasan perbatasan, dan 50 persen di pemerintahan daerah.

    Kuota Penempatan Penempatan
    15% lulusan IPDN Pemerintahan pusat
    35% lulusan IPDN Kawasan perbatasan
    50% lulusan IPDN Pemerintahan daerah
    Total 100%

     

    Tabel 1. Kuota penempatan alumni IPDN

    3. Biaya Murah

    Bagi calon mahasiswa, sekolah tinggi kedinasan lebih diminati daripada PTN karena biaya kuliah yang jauh lebih murah atau bahkan gratis.

    Beberapa sekolah kedinasan lainnya bahkan memberikan uang saku kepada mahasiswa selama mereka menempuh pendidikan, termasuk IPDN.

    4. Asrama untuk Praja/ Mahasiswa

    Selama menempuh proses pendidikan, praja IPDN mendapat fasilitas asrama khusus untuk ditempati hingga lulus kuliah.

    IPDN, Sekolah Tinggi Kedinasan Paling Populer

    Pendidikan yang diselenggarakan oleh kampus IPDN di seluruh Indonesia bertujuan untuk menyiapkan kader-kader berkualitas yang akan bekerja di pemerintahan pada tingkat daerah maupun pusat.

    Selain IPDN setidaknya ada 5 sekolah tinggi kedinasan lain yang diminati oleh lulusan SMA. Dengan jumlah pendaftar hampir mencapai 200 ribu, berikut ini adalah sekolah kedinasan dengan pendaftar paling banyak pada tahun 2020:

    Sekolah Tinggi Kedinasan Jumlah Pendaftar (orang)
    Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 46.593
    Politeknik Statistika (STIS) 24.515
    Politeknik Imigrasi (Poltekim) 10.553
    Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) 9.025
    Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) 7.343
    Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 6.799

     

    Tabel 2. Sekolah tinggi kedinasan dengan jumlah pendaftar tertinggi tahun 2020

    Kampus IPDN

    Saat ini, IPDN memiliki satu kampus pusat yang terletak di Sumedang, Jawa Barat dan sembilan kampus regional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    Kampus IPDN Ada dimana saja?

    Kampus IPDN tersebar di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Berikut ini adalah daftar kampus IPDN untuk menampung seluruh praja dari 34 provinsi di Indonesia.

    Daftar Alamat & Telepon IPDN di Indonesia

    1. Kampus Pusat IPDN Jawa Barat

    Alamat: Jl. Ir. Soekarno (Raya Bandung-Sumedang) KM 20, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat 45363
    Tel: (022) 7798252
    Email: cs.ipdn@ipdn.id

    2. Kampus IPDN Jakarta

    Alamat: Jl. Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
    Telp : (021) 780-5088 / 780-6602 ext. 113 dan 131
    Fax : (021) 782-4157
    Email : pps@ipdn.ac.id

    3. Kampus Regional IPDN Sumatera Barat

    Alamat: Jl. Raya Bukittinggi – Payakumbuh KM 14 Baso, Agam, Sumatera Barat
    Telp: (0752) 426805
    Fax. : (0752) 426-803

    4. Kampus IPDN Kalimantan Barat

    Alamat: Jl. Trans Kalimantan KM 11,5. Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat

    5. Kampus IPDN Sulawesi Selatan

    Alamat: Jl. Je’ne Madinging Desa Kampili, Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan
    Telp/Fax. : (0411) 882-080
    E-mail : sulsel@ipdn.ac.id

    6. Kampus IPDN Sulawesi Utara

    Alamat: Desa Tampusu, Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara 95681
    Telp: 0822-1708-7779

    7. Kampus IPDN Nusa Tenggara Barat

    Alamat: Jl. Gajah Mada No.1 Leneng, Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 83522

    8. Kampus IPDN Papua

    Alamat: Jl. Kotaraja Dalam Nomor 100, Jayapura, Papua 99351

    9. Kampus IPDN Riau

    Alamat: Tanah Putih, Rokan Hilir, Riau

    10 Kampus Aceh

    Alamat: Jantho, Aceh Besar, Aceh

    Kuota Penerimaan IPDN

    Pada pendaftaran tahun 2020 yang dimulai pada tanggal 8 sampai 23 Juni 2020, tercatat kuota penerimaan IPDN sebesar 1.200.

    Kuota tersebut dibagi untuk 34 provinsi di Indonesia dengan rincian berikut ini.

    Provinsi Kuota Penerimaan 2020 Provinsi Kuota Penerimaan 2020
    Aceh 51 Kalimantan Tengah 33
    Sumatera Utara 71 Kalimantan Timur 25
    Sumatera Barat 43 Kalimantan Selatan 31
    Riau 29 Bali 23
    Kepulauan Riau 19 Nusa Tenggara Barat 25
    Jambi 27 Nusa Tenggara TImur 49
    Sumatera Selatan 39 Sulawesi Selatan 53
    Kepulauan Bangka Belitung 19 Sulawesi Tengah 31
    Bengkulu 25 Sulawesi Utara 35
    Lampung 35 Gorontalo 17
    DKI Jakarta 17 Sulawesi Tenggara 39
    Jawa Barat 60 Maluku 27
    Banten 21 Maluku Utara 25
    Jawa Tengah 75 Papua 63
    D.I. Yogyakarta 15 Papua Barat 31
    Jawa Timur 82 Sulawesi Barat 17
    Kalimantan Barat 33 Kalimantan Utara 15

     Tabel 3. Kuota penerimaan Praja IPDN tahun 2020 di 34 provinsi Indonesia

    Jurusan di IPDN

    Berada di bawah naungan Kemendagri membuat jurusan dan program studi yang ada di IPDN berkaitan dengan ilmu pemerintahan.

    Berikut ini adalah fakultas dan program studi yang ada di IPDN beserta akreditasi masing-masing program studi dan mata kuliah yang dihadirkan.

    1. Fakultas Politeknik Pemerintahan

    1. Program Studi S1
      1. i) Kebijakan Pemerintahan (Akreditasi B)
        • Wawasan Nusantara
        • Administrasi Kepegawaian
        • Etika Pemerintahan
        • Pembuatan Peraturan Perundang-undangan
        • Sistem Kepartaian dan Pemilu
      2. Program Studi D4
        1. i) Politeknik Pemerintahan (Akreditasi C)
          • Sistem Politik Indonesia
          • SIstem Pemerintahan Indonesia
          • Sistem Hukum Indonesia
          • Kebijakan Publik
          • Teori Birokrasi
        2. ii) Pembangunan dan Pemberdayaan (Akreditasi C)
          • Kebijakan Pemerintahan
          • Pelayanan Publik
          • Politik Desentralisasi dan Otonomi Daerah
          • Manajemen Pemerintahan Daerah
          • Hukum Tata Usaha Negara

    2. Fakultas Manajemen Pemerintahan

    1. Program Studi S1
      1. i) Manajemen Pemerintahan (Akreditasi B)
        • Sistem Pembangunan Nasional dan Daerah
        • Sistem Pengelolaan Ketenagakerjaan
        • Perkembangan Konsep Manajemen Personalia
        • Etika Jabatan
        • Teknik Evaluasi Kinerja Aparatur
      2. ii) Manajemen Sumber Daya Manusia (Akreditasi A)
        • Sistem Pembangunan Nasional dan Daerah
        • Sistem Pengelolaan Ketenagakerjaan
        • Perkembangan Konsep Manajemen Personalia
        • Etika Jabatan
        • Teknik Evaluasi Kinerja Aparatur
    • iii) Manajemen Keuangan (Akreditasi A)
      • Reformasi Birokrasi
      • Hubungan Industrial
      • Sistem Remunerasi dan Kesejahteraan Aparatur
      • Hukum Administrasi Negara
      • Administrasi Perkantoran
    1. iv) Manajemen Pembangunan (Akreditasi B)
      • Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan
      • Keuangan Negara
      • Sejarah Kependudukan Indonesia
      • Analisis Kebutuhan Diklat
      • Strategi Pelayanan Publik
    2. Program Studi D4
      1. i) Keuangan Daerah (Akreditasi C)
        • Model Penanggulangan Kemiskinan
        • Model Pembangunan Masyarakat
        • Pencatatan Sipil
        • Desentralisasi dan Otonomi Daerah
        • Dasar-dasar Manajemen Pemerintahan
      2. ii) Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Akreditasi C)
        • Sistem Pengambilan Keputusan
        • Asas Dekonsentrasi dan Asas Tugas Pembantuan
        • Teori Organisasi
        • Pengantar Ilmu Manajemen
        • Sistem Perencanaan Kependudukan
    • iii) Manajemen Sumber Daya Aparatur (Akreditasi C)
      • Perencanaan Kepegawaian
      • Manajemen Sumber Daya Manusia
      • Hukum Pemerintahan
      • Manajemen Lingkungan Hidup
      • Analisis Kebijakan Publik

    3. Fakultas Hukum Tata Pemerintah

    1. Program Studi D4
      1. i) Kependudukan dan Catatan Sipil
      2. ii) Praktik Perpolisian Tata Pamong
    • iii) Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

    4. Program Studi Pascasarjana

    Selain program studi D4 dan S1, IPDN juga menyediakan Program Master (S2) untuk jurusan Terapan Studi Pemerintahan (Akreditasi B) dan Program Doktoral (S3) untuk jurusan Ilmu Pemerintahan (Akreditasi B).

    Fasilitas IPDN

    Fasilitas yang disediakan oleh kampus IPDN di tiap daerah mungkin saja berbeda dengan lainnya. Berikut ini adalah fasilitas kampus pusat IPDN di Jatinangor, Jawa Barat.

    1. Ruang Kuliah

    Ruang kuliah di kampus pusat IPDN Jatinangor terdiri dari 64 ruangan dengan luas keseluruhan 8.820 meter persegi.

    2. Perpustakaan

    Perpustakaan kampus pusat IPDN memiliki koleksi sebanyak 1947 judul dan 48.375 eksemplar, dengan ruangan seluas 400 meter persegi.

    3. Lembaga Penelitian

    Sebagai institusi pendidikan tinggi kedinasan, IPDN menyediakan ruangan khusus seluas 100 meter persegi untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

    4. Laboratorium

    Kampus pusat IPDN Jatinangor memiliki tiga laboratorium yaitu lab komputer, bahas, dan pemerintahan dengan luas keseluruhan 800 meter persegi.

    5. Ruang Kegiatan Mahasiswa

    Sebagai wadah untuk praktik kepemimpinan, kampus IPDN pusat menyediakan ruangan kegiatan mahasiswa seluas 720 meter persegi.

    Ruangan tersebut digunakan untuk menampung kegiatan mahasiswa seperti Organisasi Korps Praja dan beberapa Unit Kegiatan Praja lainnya seperti Drumkorps, Paduan Suara, Informatika dan Komputer, Klub Olahraga, Gerakan Pramuka, Wapa Manggala, Majalah, Teater, SAR, sanggar seni, dan kegiatan lainnya.

    6. Fasilitas Lain di Kampus Pusat IPDN

    Kampus pusat IPDN di Jatinangor tidak main-main dalam mendidik praja yang kelak akan duduk di pemerintahan. Sebagai bukti keseriusan Kemendagri dalam mencetak lulusan berkualitas, IPDN memberikan fasilitas pendukung seperti penjabaran berikut ini.

    Fasilitas Luas (m2)
    Ruang seminar/workshop 1.142
    Ruang olahraga 1.656
    Ruang studio 500
    Ruang komputer 200
    Ruang serbaguna/aula 3.306
    Asrama mahasiswa 39.300

     Tabel 4. Fasilitas lain-lain di kampus pusat IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat

    Selain fasilitas di atas, kampus IPDN pusat juga menyediakan sarana dan prasarana pendidikan seperti ruang kantor, gedung menza atau ruang makan, asrama, kamar sakit asrama, workshop, tempat ibadah, gedung serba guna, lahan latihan pertanian dan perikanan, fasilitas perbankan, koperasi, dan berbagai fasilitas lainnya.

    7. Ruang Perkantoran

    Ruang perkantoran di kampus IPDN pusat digunakan sebagai pusat operasional kegiatan pegawai.

    9. Komplek Perumahan

    IPDN menyediakan komplek perumahan untuk pejabat dan dosen fungsional dengan jumlah 96 unit, asrama pengaruh 1 unit, dan asrama Praja dengan jumlah 40 asrama, serta poliklinik Praja dan pegawai IPDN 1 unit.

    11. Tempat Ibadah 5 Agama

    Sebagai sekolah kedinasan yang mendidik ribuan putra-putri bangsa dengan berbagai latar belakang, kampus pusat IPDN menyediakan tempat ibadah bagi masing-masing pemeluk agama.

    Kampus IPDN menyediakan 1 masjid, 1 gereja katolik, 1 gereja Protestan, dan 1 pura.

    12. Fasilitas Olahraga

    Setidaknya, terdapat 5 lapangan tenis, 1 lapangan sepak bola, 4 lapangan futsal, 1 lapangan bulu tangkis, 1 kolam renang, dan pusat kebugaran yang bisa digunakan oleh seluruh Praja dan pegawai.

    Berapa Biaya Masuk IPDN?

    IPDN tidak memungut biaya masuk bagi calon Praja. Dengan kata lain, calon Praja tidak perlu membayar biaya pendaftaran apapun alias Gratis.

    Namun, menurut PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Badan Kepegawaian Negara, setiap calon Praja diharuskan membayar biaya tes CAT sebesar Rp 50.000.

    Biaya Kuliah IPDN

    Menyandang status sebagai institusi pendidikan tinggi kedinasan milik pemerintah, IPDN tidak membebankan biaya kuliah kepada semua Praja. Seluruh biaya kuliah di seluruh kampus IPDN pusat dan daerah ditanggung oleh pemerintah dan termasuk dalam APBN.

    Faktanya, sekitar 20% APBN digunakan untuk membiayai biaya kuliah perguruan tinggi kedinasan.

    Persiapan Masuk IPDN

    Agar peluang diterima di IPDN semakin besar, kamu sebaiknya mulai mempersiapkan dua hal, yaitu persiapan mental dan persiapan fisik.

    Persiapan Mental Masuk IPDN

    Menempuh pendidikan di sekolah kedinasan seperti IPDN mungkin jadi impian kamu sejak masuk SMA, atau mungkin sejak masa-masa SMP.

    Apa saja persiapan mental yang harus dilakukan sebelum mendaftar ke IPDN tahun ini?

    1. Percaya Diri dan Mandiri

    Siap menempuh pendidikan di IPDN berarti kamu siap untuk tinggal jauh dengan orang tua, saudara, dan teman-teman yang kamu kenal baik. Tak jarang, calon praja IPDN harus pergi ke luar pulau untuk mengikuti tes dan selanjutnya harus tinggal di kampus.

    Jika kamu tidak percaya diri, sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan ketat IPDN maupun kehidupan asrama jika diterima. Ini akan mempengaruhi performa akademis kamu di kampus.

    Sikap mandiri diperlukan karena kamu harus melakukan segala hal sendirian. Lingkungan kuliah yang berbeda dengan lingkungan sekolah menengah mungkin akan membuat kamu sedikit terkejut.

    Tapi, asalkan kamu percaya diri dan mandiri, kamu pasti bisa mengatasi setiap kesulitan dalam proses tes masuk IPDN maupun nantinya menempuh pendidikan di IPDN.

    2. Berusaha Maksimal

    Selalu berusaha sebaik mungkin dalam belajar dan menjaga kesehatan fisik. Dengan berusaha maksimal, secara mental kamu akan menerima apapun hasil akhirnya nanti.

    3. Berdoa

    Setelah berusaha maksimal, silahkan berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan kamu. Minta restu orang tua dan orang-orang terdekat agar kamu diterima di kampus IPDN.

    4. Terima Kenyataan

    Apapun hasil akhirnya nanti, kamu harus mempersiapkan mental untuk yang terburuk sambil berharap yang terbaik.

    Jika kamu diterima, jangan tinggi hati. Ingat bahwa diterima di IPDN adalah permulaan.

    Jika kamu tidak diterima, jangan menyerah. Kamu bisa mencoba lagi tahun depan atau mempertimbangkan pilihan kampus lain.

    5. Bukan Akhir Segalanya

    Diterima atau tidak di IPDN, kamu tetap harus bersemangat dan menatap masa depan dengan positif. Tapi, kalau kamu ingin 100% diterima di IPDN, kamu harus berusaha lebih dibanding calon Praja lainnya.

    Mengikuti Bimbel masuk IPDN bergaransi bisa mendorong tingkat keberhasilan kamu diterima di IPDN karena kamu akan mendapat bimbingan langsung secara intensif.

    Persiapan Fisik Masuk IPDN

    Meskipun pendidikan di IPDN tidak sekeras Akademi Polisi atau Akademi Militer, kamu tetap dituntut untuk menjaga fisik agar semakin memperbesar kemungkinan kamu diterima.

    1. Kesehatan

    Cek kesehatan kamu secara keseluruhan hari ini. Tujuannya, agar kamu mengetahui kondisi tubuh dan fungsi organ. Jika ada kelainan atau potensi penyakit, segera perbaiki dan tingkatkan kesehatan kamu.

    2. Stamina

    Rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat bergizi mampu meningkatkan stamina dalam jangka panjang dan meningkatkan konsentrasi.

    3. Kurangi Begadang

    Jangan sampai karena terlalu bersemangat belajar, kamu mengabaikan waktu tidur. Begadang memperburuk kondisi fisik dan mengurangi kinerja otak di siang hari.

    Pastikan kamu memiliki waktu teratur untuk tidur dan bangun setiap hari agar tubuh dan pikiran terbiasa dengan jadwal hidup yang teratur karena seperti itulah pendidikan kamu di IPDN nantinya.

    Ikut Bimbingan Belajar Masuk IPDN

    Persiapan satu ini bersifat pilihan, bisa kamu lakukan, bisa juga tidak. Dengan mengikuti bimbel IPDN, kamu bisa mengetahui informasi seputar tes masuk dengan lebih lengkap, cermat, dan terbaru.

    Bimbingan belajar IPDN menawarkan pengajar-pengajar terbaik untuk melatih calon Praja agar meningkatkan peluang diterima oleh institusi. Kamu juga mendapat pendidikan intensif selama periode tertentu sebelum ujian masak. Tak jarang, bimbel juga menyediakan jaminan jika gagal diterima.

    Kalau kamu benar-benar ingin diterima dan masuk ke sekolah kedinasan IPDN, mengikuti bimbel IPDN bisa menjadi jalan kamu ke sana.

    Syarat Masuk IPDN

    Ada tiga persyaratan masuk IPDN yang harus kamu persiapkan. Tiga persyaratan ini terbagi menjadi syarat umum, syarat administrasi, dan syarat khusus.

    Selanjutnya, IPDN menyeleksi calon Praja melalui tes administrasi yang dilanjutkan dengan 4 tahapan tes.

    Berikut ini cara masuk dan syarat pendaftaran IPDN.

    1. Persyaratan Umum

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan.
    3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.

    2. Persyaratan Administrasi

    1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan:
      1. i) Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020; dan
      2. ii) Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020;
    2. KTP-el bagi peserta berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi belum memiliki KTP-el. Bagi belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el ditandatangani pejabat berwenang.
    3. Surat Keterangan peserta Ujian Nasional dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang, bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2020/2020.
    4. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus peserta OAP ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP).
    5. Memiliki alamat e-mail yang aktif dan Pasfoto

    3. Persyaratan Khusus

    1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
    2. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat.
    3. Tidak bertato atau bekas tato.
    4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak.
    5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan.
    6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat.
    7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
      1. i) Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
      2. ii) Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.
    • iii) Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN.
    1. iv) Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN.
    2. v) Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
    3. vi) Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya dari IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.

     

    Skema pendaftaran calon Praja IPDN
    Gambar 1. Skema pendaftaran calon Praja IPDN

     

    Macam-macam Tes sebelum Masuk IPDN

    Sistem tahapan seleksi IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja atau SCPC menggunakan sistem gugur. Jika kamu gagal atau gugur dalam salah satu tahapan tes yang diujikan, maka kamu dinyatakan gagal.

    Calon peserta diwajibkan mengikuti semua tahapan tes hingga akhir. Jika dinyatakan memenuhi persyaratan, maka kamu dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN.

    Tahapan dan Materi SCPC

    1. Tes Kompetensi Dasar (TKD)
      TKS dilakukan menggunakan sistem Computer Assesment Test (CAT) oleh BKN.
    2. Tes Kesehatan Daerah
      Tes kesehatan ini dilakukan oleh Pusat Kesehatan (Puskes) TNI.
    3. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran
      Tes ini dilakukan oleh Dinas Psikologi TNI AD.
    4. Tes Pantukhir
      Tes Pantukhir atau tes pemantauan akhir akan dilakukan di kampus IPDN yang meliputi:

      1. Verifikasi Faktual Dokumen Administrasi
      2. Tes Kesehatan Pusat
      3. Tes Kesamaptaan/ Kesiapan Fisik
      4. Wawancara

    Cara Masuk IPDN

    Pendaftaran IPDN saat ini sudah menggunakan sistem online dan sistem seleksi yang dijalankan lebih mengarah pada soal bertingkat yang setara dengan Seleksi CPNS. Bedanya, tes masuk IPDN melibatkan tes fisik.

    Calon Praja IPDN dituntut untuk memiliki banyak pengetahuan umum tentang pemerintahan yang biasa diperoleh dari pelajaran Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.

    Soal tes yang muncul merupakan bagian dari pelajaran PKN, Sejarah, Pengetahuan Umum seputar Indonesia, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan tes Psikologi.

    Apa yang Harus Dilakukan Agar Diterima di IPDN?

    Selain kecerdasan dan stamina fisik, kamu juga perlu menunjukkan sikap sopan, santun, integritas, nilai luhur, dan jujur. Nilai-nilai tersebut menjadi prioritas IPDN dalam menentukan calon Praja

    Kamu juga perlu berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi karena panitia tidak pernah meminta uang dalam bentuk apapun untuk menggaransi kelulusan peserta.

    Kalau kamu mencari garansi diterima di IPDN, maka sebaiknya kamu berusaha lebih ekstra. Misalnya, dengan mengikuti bimbingan belajar atau bimbel IPDN.

    Bimbel IPDN

    Syarat masuk IPDN tergolong mudah dan bisa dipenuhi oleh siswa-siswi SMA yang berkelakuan baik dan tidak memiliki catatan kriminal kepolisian.

    Proses pendaftaran IPDN dengan sistem online pun mempermudah jangkauan rakyat Indonesia untuk mendaftar dari 34 provinsi berbeda.

    Namun, kemudahan pendaftaran tersebut tidak berarti bahwa IPDN juga mudah menerima siapapun untuk menjadi calon Praja.

    IPDN menerapkan seleksi bertahap untuk memilih calon peserta yang selanjutnya akan menjalani tes sebagai calon Praja, untuk kemudian dilantik menjadi Praja IPDN dan menempuh pendidikan.

    Bagaimana cara agar kamu diterima di IPDN?

    Mungkin sekali kamu sudah menyadari bahwa kalau soal kecerdasan, ada banyak putra-putri Indonesia lain yang juga cerdas.

    Kalau soal nilai yang tinggi, banyak pula pemuda-pemudi lain yang berprestasi.

    Mereka sama-sama berlatih dan berusaha keras untuk diterima di IPDN, sama seperti kamu sekarang.

    Apa yang membedakan kamu dengan mereka, supaya kesempatan kamu diterima di IPDN lebih besar?

    Bimbel IPDN adalah jawaban yang kamu cari.

    Cara Memilih Bimbel IPDN yang Baik

    Kumpulkan informasi mengenai bimbel IPDN yang kamu temui, lalu pilih yang terbaik dari bimbel-bimbel tersebut. Gunakan parameter berikut ini untuk menentukan apakah bimbel IPDN yang kamu pilih termasuk berkualitas atau kaleng-kaleng.

    1. Sistem Pembelajaran.

    Kenali sistem pembelajaran yang ditawarkan oleh bimbel IPDN tersebut. Bimbel yang baik pasti memiliki cara dan solusi sendiri untuk membantu siswa agar lolos seleksi.

    Kenali apakah sistem pembelajaran bimbel IPDN kamu menawarkan kelengkapan syarat masuk, metode belajar yang efektif, tolak ukur kompetensi, target, dan juga standar kelulusan yang dihasilkan.

    Beberapa bimbel masuk IPDN seperti Patriot Muda menawarkan program karantina untuk memastikan bahwa setiap peserta didik lulus dengan predikat terbaik dan diterima di sekolah tinggi kedinasan pilihan.

    2. Layanan Pendidik yang Kompeten

    Cari informasi apakah bimbel IPDN pilihan kamu menyediakan pelatih dan pendidik yang sesuai dengan bidang masing-masing. Periksa apakah mereka juga memiliki kompetensi untuk mengajar dan mendidik.

    Patriot Muda terus berinovasi dengan menyediakan tenaga pendidik berkualitas. Contohnya saja, Patriot Muda menyediakan diklat leadership di instansi pemerintahan secara langsung untuk membangun calon Praja berkualitas.

    3. Cari Rekomendasi

    Pengalaman orang lain bisa menjadi pelajaran berharga. Cari tahu tentang peserta didik yang sudah pernah bergabung dalam bimbel pilihan kamu. Minta mereka untuk menceritakan pengalaman baik dan buruk.

    Periksa juga, apakah bimbel IPDN tersebut menerima rekomendasi dari figur terkenal di instansi tersebut.

    Misalnya saja, Patriot Muda direkomendasikan langsung oleh Mayjen TNI (Purnawirawan) Stefanus Margono. Dari sini, kamu bisa menilai bahwa Patriot Muda merupakan lembaga bimbel IPDN berkualitas.

    4. Kemiripan Materi

    Tidak ada artinya mengikuti bimbel IPDN kalau materi dan soal-soal yang diajarkan ternyata berbeda jauh dengan kenyataan. Cari informasi apakah materi yang diajarkan oleh bimbel tersebut relevan dan bisa membantu kamu di ujian masuk.

    Bimbel Patriot Muda menjamin kemiripan materi yang diajarkan dengan soal tes masuk sekolah tinggi kedinasan seperti IPDN. Tak main-main, kemiripan soal tes yang ditawarkan mencapai 92 persen.

    5. Jaminan

    Lembaga bimbingan belajar sekolah kedinasan bergengsi dan memiliki reputasi baik pasti berani memberikan jaminan atau garansi. Meskipun harga bimbel yang ditawarkan lebih murah, pertimbangkan kembali jika tidak ada garansi yang diberikan.

    Patriot Muda menyediakan pendampingan bimbel IPDN dengan Jaminan Pembinaan Kembali secara intensif selama 1 periode jika kamu gagal diterima di periode pertama.

    Silahkan cek kembali. Apakah bimbel pilihan kamu menawarkan garansi sebaik ini atau mungkin malah lebih baik?

    6. Fasilitas

    Fasilitas bimbel yang mumpuni juga akan mendukung calon peserta seleksi IPDN untuk menyerap materi dengan baik dan maksimal. Lembaga bimbingan belajar sekolah kedinasan pilihan kamu sebaiknya memiliki akses ke fasilitas-fasilitas olahraga dan pendidikan lainnya.

    Dukungan fasilitas bimbel tersebut akan semakin memperbesar kemungkinan kamu diterima di IPDN.

    Patriot Muda memiliki akses ke GOR Ragunan untuk memastikan bahwa setiap peserta didik mendapat pelatihan fisik terbaik.

    7. Gratis Konsultasi

    Selama mengikuti bimbel di Patriot Muda, kamu bisa berkonsultasi seputar tes ujian masuk, kesulitan yang kamu hadapi, maupun informasi terbaru seputar tes IPDN.

    Karier Lulusan IPDN

    Lulusan IPDN akan ditempatkan di instansi pemerintahan pusat atau daerah tempat mereka direkrut. Lulusan IPDN akan langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan III A.

    Misalnya, kamu direkrut di Provinsi Riau dengan fasilitas Pemerintah Provinsi, maka saat lulus kamu akan ditempatkan di instansi-instansi milik Pemprov Sumatera Barat.

    Kamu akan mulai menjadi staf dan berkarier di sana. Soal naik jabatan, ini tergantung kinerja kamu.

    Banyak alumni IPDN yang saat ini sukses di pemerintah atau politik mulai dari gubernur, pejabat kementerian, Pemerintah Kota, hingga Pemerintah Daerah.

    Sebut saja Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek yang dulu pernah menjabat sebagai Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Wakil Walikota Jakarta Pusat Arifin, Wakil Dishub Teguh Hendarwan, dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Pilihan Karier Bagi Alumni IPDN

    Setelah lulus, alumni IPDN akan mendapatkan orientasi dan perubahan status kepegawaian. Dari yang awalnya PNS Kemendagri, menjadi PNS Daerah berdasarkan tempat penugasan masing-masing lulusan.

    Kebijakan ini dilakukan untuk membantu melaksanakan tugas pemerintah daerah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ke 34 provinsi di Indonesia secara merata.

    Hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2019 tentang Penempatan Tugas Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

    Setiap alumni IPDN berkesempatan untuk menjadi PNS golongan I sesuai dengan kemampuan dan profesionalitas masing-masing, serta memiliki potensi untuk mengisi jabatan-jabatan penting di tingkat kementerian.

    Mengapa IPDN Digemari?

    IPDN mencetak kader-kader birokrasi yang akan menjalankan pemerintahan, secara otomatis menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

    Wisudawan IPDN diharapkan menjadi motor penggerak pemerintahan Indonesia dan bisa mengisi posisi-posisi penting dalam ketatanegaraan.

    Lulusan IPDN akan menjadi birokrat yang melayani dan mengayomi masyarakat, menjalankan pemerintahan Indonesia sebagai negara yang utuh hingga diakui oleh negara lain di dunia dan PBB.

    Alumni IPDN akan diangkat menjadi CPNS atau PNS adalah salah satu dari sekian alasan mengapa IPDN digemari.

    1. PNS Memiliki Jaminan Gaji

    Meski gaji PNS tidak sebesar pegawai swasta, gaji PNS akan naik setiap 2 tahun sekali. Gaji pokok akan terus meningkat sesuai tingkat golongan dan masa kerja.

    Kalau instansi kamu bekerja adalah instansi besar, tak menutup kemungkinan gaji yang kamu terima juga besar. Gaji pokok ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lainnya yang juga tak sedikit.

    Belum lagi, gaji PNS tidak akan mengalami penurunan meskipun tidak ada peningkatan performa kerja. Gaji PNS yang cenderung stabil dan justru meningkat membuat banyak lulusan IPDN

    2. Menerima Gaji 14 kali dalam Setahun

    PNS menerima gaji sebanyak 14 kali dalam setahun. Gaji ke-13 akan kamu terima pada bulan Juli setiap tahun, sementara gaji ke-14 adalah Tunjangan Hari Raya atau THR yang akan diberikan setiap hari raya Idul Fitri.

    3. Jaminan Kesehatan

    Selain tunjangan dan gaji teratur, PNS juga menerima jaminan kesehatan yang berlaku untuk istri atau suami dan dua anak. Salah satu orang tua PNS akan mendapatkan jaminan kesehatan pemerintah baik dengan BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.

    4. Jaminan Dana Pensiun

    Tidak mengherankan kalau dana pensiun adalah magnet yang membuat banyak orang berlomba-lomba mendaftar CPNS dan bekerja sebagai PNS. Jaminan masa tua PNS membuat kamu tidak perlu lagi khawatir tentang biaya hidup setelah pensiun.

    5. Jenjang Karier yang Jelas

    PNS menawarkan naik jabatan, pangkat, dan golongan. Dengan lulus dari IPDN, kamu memulai karier dari bawah sebagai staf Pemkot atau Pemda. Selanjutnya, jika kamu memperbaiki performa kerja dan meningkatkan pengalaman, kamu bisa dipercaya untuk menjabat sebagai kepala instansi.

    Bahkan, tak jarang lulusan IPDN yang menduduki jabatan fungsional atau struktural yang jelas-jelas akan menambah pemasukan dengan adanya tunjangan jabatan.

    6. Tidak Ada PHK

    Karyawan swasta menghadapi resiko PHK setiap saat karena kinerja perusahaan atau situasi ekonomi yang naik turun. PNS tidak perlu khawatir dengan ancaman PHK karena pekerjaan PNS yang bergantung pada Negara.

    Namun, bukan berarti kamu tidak bisa berhenti menjadi PNS. Jika kamu melakukan kejahatan seperti mencuri, korupsi, kolusi, nepotisme, dan kejahatan lainnya yang merugikan negara, kamu akan segera dicopot dan dikeluarkan.

    Gelar Lulusan IPDN

    Alumni IPDN yang menyelesaikan studi di IPDN akan mendapatkan gelar Sarjana Sains Terapan (S.STP) dengan pangkat Penata Muda Golongan III A. Kamu akan ditempatkan di instansi yang bekerjasama.

    Berapa Gaji Lulusan IPDN?

    Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir, lulusan IPDN yang mendapat jabatan struktural bisa memperoleh gaji hingga Rp 28.000.000.

    Untuk gaji ASN alumni IPDN golongan IIA, gaji yang umum diterima sebesar Rp 2.579.000. Berbagai tunjangan seperti tunjangan kinerja dan lain-lain disesuaikan dengan kemampuan APBD dan kebijakan instansi yang termasuk dalam Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebesar Rp 17.370.000.

    Chaidir menyebutkan bahwa dengan standar kinerja sebagai jabatan fungsional umum teknis terampil, alumni IPDN yang baru menjadi PNS yang 100% bertugas di DKI Jakarta akan menerima total gaji sebesar Rp 19.949.000.

    Gaji CPNS dan PNS seluruhnya diatur secara nasional dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan Ke 18 PP Nomor 7 tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.

    Bimbingan Belajar Masuk IPDN

    Patriot Muda adalah lembaga bimbingan belajar (bimbel) masuk IPDN yang sudah terbukti melahirkan alumni-alumni yang sukses menjadi Taruna dan Praja.

    Dengan sistem pendidikan terstruktur dan pendidik berpengalaman dalam menaklukan ujian masuk IPDN, kesempatan kamu diterima jadi semakin tinggi.

    Menyediakan garansi uang kembali 100% jika tidak lolos seleksi menjadi bukti bahwa lembaga bimbel IPDN Patriot Muda begitu percaya diri untuk membantu calon siswa-siswi yang ingin menempuh pendidikan di IPDN.

    Patriot Muda mencatatkan statistik kelulusan alumni bimbel setinggi 91% dengan metode pendidikan intensif dan program karantina selama masa pembinaan.

    Kalau kamu ingin menjadi bagian dari IPDN atau sekolah tinggi kedinasan kebanggan negara lainnya, Patriot Muda siap membantu mewujudkan impian kamu menjadi pengabdi negara.

    Tanya jawab (FAQ)

    Kapan pendaftaran IPDN dibuka?

    Pendaftaran IPDN tahun 2020 dimulai pada tanggal 8 hingga 23 Juni 2020 melalui portal sscasn.go.id. Pendaftaran IPDN tahun 2021 diperkirakan juga akan dimulai pada bulan Juni melalui portal yang sama.

    Apakah kuliah di IPDN gratis?

    IPDN tidak membebankan biaya kuliah selama Praja menempuh pendidikan di kampus IPDN. Biaya kuliah ditanggung oleh Pemerintah Pusat dan Daerah.

    Kuota IPDN tahun ini?

    Kuota IPDN pada tahun 2020 sebanyak 1.200 Praja yang diseleksi dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Diperkirakan , kuota IPDN tahun 2021 tidak banyak berubah.

    Berapa lama pendidikan di IPDN?

    Praja IPDN menempuh pendidikan selama 4 tahun dengan sistem pendidikan semi militer.